Minggu, 14 Jun 2026 20:40 WIB

Edarkan 4 Kilogram Bahan Peledak di Mojokerto, Cipuk Dibekuk

Tersangka yang diamankan polisi. (Polsek Pungging for jatimnow.com)
Tersangka yang diamankan polisi. (Polsek Pungging for jatimnow.com)

jatimnow.com - Unit Reskrim Polsek Pungging berhasil menggagalkan empat kilogram bahan peledak atau mesiu yang hendak diedarkan di Kabupaten Mojokerto.

Selain bahan peledak yang disita, polisi juga mengamankan seorang pria yang membawa mesiu itu yakni Mahfudz Shodiq alias Cipuk warga Dusun/Desa Madiyunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro namun tinggal di Balongpanggang, Gresik.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Pria 36 tahun itu diamankan di Jalan Raya Dawarblandong - Jetis saat hendak mengirim bahan peledak ke pembelinya.

Kapolsek Pungging, AKP Didit Setiawan mengatakan, personel mendapati 8 plastik yang berisi 500 gram, lima sumbu petasan, handphone dan motor yang dikendarai Cipuk.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Dia (pelaku) kami tangkap di sekitar Wisata Bukit Kayu Putih. Ternyata benar, setelah kami lakukan penggeledahan ditemukan sejumlah serbuk petasan. Barang bukti serbuk petasan ini akan diperjualbelikan oleh yang bersangkutan," kata Didit, Selasa (4/4/2023).

Menurut mantan Kapolsek Trawas ini, hasil interogasi, Cipuk sudah tiga tahun menjalani bisnis bahan petasan ini dan telah diracik sendiri antara black powder yang terdiri dari belerang, arang dan kalium nitrat. Bahan petasan ini biasanya ia jual di Lamongan sampai Jombang.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

"Atas aksinya, pelaku kami kenakan sesuai Pasal 1 (ayat) 1 UU Darurat RI No 12 Tahun 1951. Cipuk terancam hukuman 20 tahun penjara," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.