Kamis, 18 Jun 2026 22:37 WIB

Ngabuburit Antimainstream Santri di Banyuwangi Susuri Jalur Terjal Gua Istana

Para santri saat berpose di depan Gua Istana Alas Purwo, Banyuwangi (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Para santri saat berpose di depan Gua Istana Alas Purwo, Banyuwangi (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah santri di Banyuwangi ngabuburit antimainstream dengan menyusuri terjalnya jalur Gua Istana, Taman Nasional (TN) Alas Purwo.

"Biar beda aja. Kalau yang lain di kafe, atau di RTH. Kami sengaja ke sini (Gua Istana) menjawab penasaran," ujar Iqbal Burhanudin, santri asal Kabupaten Musi Rawas, Palembang, Sumatera Selatan kepada jatimnow.com, Sabtu (1/4/2023).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selama perjalanan, Iqbal bersama tiga kawannya terus mengabadikan momen ketika menapaki jalan bebatuan. Ia juga menuangkan sekelumit perjalanan susur jalan ke gawai miliknya.

"Lumayan capek dan menguras energi. Tapi semangat untuk menjawab rasa penasaran," ucapnya.

Jalan bebatuan sepanjang hampir 2 kilometer, melewati empat jembatan membelah sungai kecil dilahap Iqbal dan tiga kawan sebayanya. Dia mengaku baru sekali ini merasakan sensasi jalan kaki dengan suasana hening bercampur suara burung dari segala penjuru.

"Sepi. Kami sampai bergidik bulu kuduk. Apalagi cerita di luar sudah banyak berseliweran, bahwa di sini itu wingit (angker)," ujarnya.

Terakhir, tangga setapak mengantar perjuangan mereka sampai di gua yang diyakini pernah menjadi tempat semedi Presiden Soekarno. Kagum, takjub dan bersyukur, begitu Iqbal berkata.

"Takjub. Pemandangannya bagus. Tapi sekilas tadi ke dalam (gua) gelap. Sebentar masuk habis itu keluar. Gak berani," tutur dia.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Terbayar lelahnya, bisa berfoto bareng di sini," tambah remaja berumur 14 tahun itu.

Sementara Ilham Ramadhan (14), rekan Iqbal, juga merasakan hal serupa. Hanya saja dia penasaran dengan bau wewangian yang semerbak.

"Wangi. Saya kira apa ternyata ada dupa menancap di tanah dalam gua. Baunya sampai ke sini," ungkapnya.

Ilham mengaku, pengalaman susur jalan Gua Istana Alas Purwo akan jadi pengalaman berharga baginya. Dan jadi bahan cerita saat pulang ke kampung halaman.

"Kebetulan asli Palembang juga mas. Nanti tak ceitakan ke ayah ibu," ujarnya.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

Petugas Pelaksana Resort Rowobendo TN Alas Purwo, Supomo mengatakan, selama ramadan, wisata Alas Purwo masih dibuka untuk umum. Namun tetap memberlakukan aturan terkait jam kunjung.

"Untuk kawasan wisata dibuka pada pukul 08.00 WIB dan tutup pada pukul 16.00 WIB. Bulan ramadan tetap buka," ujar Supomo.

Supomo mengimbau, kepada wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dan tata tertib memasuki TN Alas Purwo. Mengingat kesakralan yang menggiringinya.

"Terutama jaga keselamatan. Apalagi Alas Purwo dikenal sakral, jadi setiap berkunjung diharapkan tujuan kedatangan diniatkan untuk kebaikan," imbaunya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.