Kamis, 18 Jun 2026 01:22 WIB

Gagal Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Murni Kesalahan Ganjar Pranowo?

  • Penulis :
  • | Kamis, 30 Mar 2023 19:06 WIB
Logo Piala Dunia U-20. (sumber foto: FIFA)
Logo Piala Dunia U-20. (sumber foto: FIFA)

jatimnow.com - FIFA secara resmi telah membatalkan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 pada Rabu, (29/03/2023). Pembatalan ini ditengarai akibat sikap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Diketahui jika Ganjar menolak dengan tegas kedatangan Israel sebagai salah satu partisipasi Piala Dunia U-20. Akibatnya publik Indonesia mengecam pernyataan Ganjar yang dinilai blunder.

Baca Juga: AJI dan PFI Surabaya Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud oleh Israel

Ketua Umum Asosiasi Survei Opini Publik Indonesia (Asopi), Dr. Umar S. Bakry menilai sikap Ganjar telah mempermalukan Jokowi di hadapan FIFA, khususnya dunia international.

“Sikap Ganjar atas penolakan kehadiran timnas Israel yang berbuntut dibatalkannya pelaksanaan Piala Dunia U-20 di Indonesia sama saja telah menampar muka Presiden Joko Widodo di pentas dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/3/2023).

Ia menambahkan jika upaya kerja keras Presiden Jokowi selama lebih dari empat tahun, dan telah mengucurkan dana triliunan rupiah musnah.

FIFA secara resmi telah membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan Piala Dunia U-20 dan kemungkinkan akan diikuti dengan sejumlah sanksi lainnya yang akan tertuju pada Indonesia.

Baca Juga: FJN Minta Prabowo Turun Tangan Bebaskan Jurnalis RI di Israel

Indonesia juga hampir harus mengubur mimpi menjadi tuan rumah Olimpiade dan sejumlah event olahraga international lainnya.

“Bisa dikatakan Indonesia akan terisolasi dari pergaulan masyarakat olahraga international gara-gara sikap konyol Ganjar dan sejumlah komponen masyarakat lainnya.” tambah Umar.

Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 memberi dampak luas. Para pemain Timnas U-20 yang telah menguras tenaga dan keringat untuk bisa tampil di ajang bergengsi ini telah terkubur mimpinya.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Lobi PBB untuk Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

“Ganjar dan para penolak kehadiran Israel di Piala Dunia U-20 bukan saja telah memberangus masa depan ratusan ribu anak Indonesia di bidang sepakbola, namun juga akan membunuh aktivitas ekonomi masyarakat luas sebagai multiplier effect dari kegiatan sepak bola," tegas Umar.

Padahal, Presiden Jokowi memiliki tekad kuad dan semangat luar biasa untuk mengangkat derajat persepakbolaan nasional khususnya dan olahraga Indonesia pada umumnya.

Tidak hanya mendukung total pelaksanaan Piala Dunia, Jokowi telah dan akan terus membangun infrastruktur olahraga secara besar-besaran untuk mewujudkan mimpi Indonesia menjadi host olimpiade, FIFA World Cup, dan event olahraga tingkat dunia lainnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.