Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

Dukun Pijat Cabul di Pasuruan Nyaris Diamuk Massa, Korbannya Pilu

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 29 Mar 2023 12:25 WIB
ilustrasi: jatimnow.com
ilustrasi: jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang dukun pijat cabul digerebek warga Desa/Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Penggerebekan ini lantaran aksi pencabulan terhadap gadis yang masih berumur 7 tahun.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti menjelaskan pelaku pencabulan adalah M Qosim (41), warga Dusun Karang Nongko, Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Ia melakukan pencabulan pada Sabtu (25/3/2023, sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Pelaku kami amankan karena hampir dihajar warga, karena diduga melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur," kata Farouk, Rabu (29/3/2023).

Ia menjelaskan malam itu pelaku seperti biasa melakukan terapi pijat kepada kakek korban di rumahnya. Usai melakukan terapi pijat, kakek korban menyuruh pelaku memijat cucunya yang saat itu tidak enak badan.

Pada saat itu pelaku memiliki niat jahat lantaran kondisi rumah korban dalam kondisi sepi. Sebab, karena kedua orang tua korban tengah keluar rumah hingga membuat nafsu bejat pelaku muncul.

Pelaku meminta kakek korban membuatkan kopi ke dapur. Kondisi fisik kakek korban yang jalannya lambat akibat penyakit stoke, dimanfaat pelaku untuk mencabuli korban.

Tak lama berselang, kakek korban keburu datang ke ruang tamu dengan membawa kopi.

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

"Kakek korban sempat tanya, kenapa baju cucunya dibuka. Tapi pelaku berdalih memijat bokong korban. Dan kakek korban tidak curiga," lanjutnya.

Tidak lama kemudian, pelaku berhenti memijat. Situasi itu dimanfaatkan korban untuk kelaur rumah dengan alasan mau mengaji.

Korban yang ketakutan menuju rumah bibi dan menceritakan perbuatan pelaku.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Bibi korban yang mendengar cerita ponakannya, marah dan memberitahu semua keluarganya. Tak lama berselang ia bersama keluarganya ramai-ramai mendatangi pelaku yang masih di rumah korban.

Pelaku hanya bisa kelabakan saat dicerca pertanyaan atas perbuatan bejatnya. Bidan desa pun kemudian didatangkan hingga polisi dan tentara ke rumah korban. Setelah bidan melakukan pengecekan, pelaku pun tidak bisa mengelak.

"Karena suasana di Wonorejo tidak kondusif, tersangka kami tahan di Mapolres," tandasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.