Kamis, 18 Jun 2026 14:12 WIB

Ziarah Kubur di Banyuwangi Dapat Klepon dan Es Campur, Kepo Lokasinya Yuk!

Sejumlah peziarah menikmati jajanan yang disediakan gratis di banyuwangi. (foto: Handoko Kusumo for jatimnow.com)
Sejumlah peziarah menikmati jajanan yang disediakan gratis di banyuwangi. (foto: Handoko Kusumo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Aktivitas ziarah kubur terlihat ramai di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Banyuwangi jelang Ramadan. Tabur bunga dan kirim doa tak lepas dari kegiatan rutin umat muslim jelang puasa.

Suasana sedikit berbeda terlihat di TPU Dusun Krajan, Desa Tampo, Kecamatan Cluring. Satu stan makanan didirikan tepat di pintu keluar masuk TPU. Di lokasi tak nampak bunga tabur. Sebaliknya, di pojok stan terdapat makanan ringan mirip takjil.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ternyata, makanan dan minuman berjejer itu sengaja disuguhkan bagi peziarah yang datang. Tak perlu merogoh kocek, jajanaan dan minuman diberikan secara cuma-cuma.

“Kami beri hidangan jajan dan es bagi peziarah, semuanya gratis. Ini semua ide ini hasil gotong royong dan swadaya warga sekitar makam,” kata Handoko Kusumo, koordinator pemuda setempat.

Gratis bukan berarti menunya asal-asalan. Bak kaki lima setara bintang lima, jajanan pasar macam klepon, es campur, hingga kolak berjejer memanjakan para peziarah. Handoko menegaskan kembali, semua hidangan diberikan gratis bagi peziarah.

Baca Juga: Awali Buka Giling, PG Modjopanggung Tulungagung Gelar Manten Tebu

"Gak banyak yang kami berikan. Semoga hidangan ini bisa jadi pelepas dahaga, ataupun lelah usah ziarah ke makam leluhur. Gratis," tegasnya.

Selain peziarah, para perawat makam atau disebut juru kunci tak luput dari pemberian jajanan ataupun minuman. Diberikan, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam merawat makam.

Handoko menyebut, di Banyuwangi mungkin hanya di Kecamatan Cluing ada seperti ini. Lokasinya di makam umum Desa Tampo berbatasan dengan Desa Benculuk.

Baca Juga: Tradisi Lebaran Ketupat di Trenggalek yang Sudah Berlangsung Sejak Ratusan Tahun

Salah satu peziarah Muhamad Yusuf sangat terkesima dengan apa yang telah dilakukan oleh para pemuda dusun setempat. Bahkan selama dirinya berziarah di berbagai tempat, dan baru kali ini satu-satunya TPU yang menyuguhkan makanan tradisional dan juga minuman es campur bagi para peziarah.

“Saya berterima kasih kepada warga sekitar terutama pemuda, hal ini mungkin bisa menjadi contoh di tempat lain. Sebab saya baru kali ini satu-satunya TPU yang menyuguhkan makanan dan minuman tradisional bahkan tempat duduk bagi peziarah," ujarnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.