Rabu, 17 Jun 2026 19:12 WIB

Bikin Elus Dada, Kepala Dusun Pakai Uang PBB Warga Banyuwangi Untuk Ini

Proses mediasi antara warga dengan Kepala Dusun Semalang, Tekad Raharjo, di Pendopo Desa Sumbersari, Selasa (21/03/2023). (foto: Dika for jatimnow)
Proses mediasi antara warga dengan Kepala Dusun Semalang, Tekad Raharjo, di Pendopo Desa Sumbersari, Selasa (21/03/2023). (foto: Dika for jatimnow)

jatimnow.com - Teka-teki uang iuran Pajak Bumi dan Bangunan warga Dusun Semalang, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi yang diduga dikemplang kepala dusunnya mulai terjawab. Tekad Raharjo, selaku kepala dusun tak menampik bila uang iuran digunakan untuk keperluan pribadi.

Poniman (50), wajib pajak yang juga warga Dusun Semalang yang mengikuti proses mediasi di Pendopo Desa Sumbersari mengatakan bahwa uang setoran warga sebagian digunakan untuk keperluan kondangan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Itu tadi pak kadus bilang buat mbecek (kondangan)," ucapnya kepada jatimnow, Selasa (21/3/2023).

Mengetahui jawaban sang kadus, Poniman mengaku terheran dan tertegun. Padahal, ia mengumpulkan uang untuk membayar pajak lewat jerih payah sebagai buruh tani.

"Kok ya tega sama saya. Padahal saya itu buruh tani. Buat makan saja susah. Kok enteng pakai uang pajak buat hal seperti itu," ungkapnya.

Poniman mengaku, sudah menyetorkan uang iuran pajak yang selanjutnya dititipkan kepada kepala dusun. Ia mengaku total duit yang ia setorkan tidak sedikit.

"Sudah empat tahun ini saya titipkan ke Kadus. Nilainya sekitar Rp2,8 juta. Janjinya dua bulan ini mau dilunasi sama Kadus. Tadi juga sudah tanda tangan orangnya," jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Indonesia Borong Penghargaan di EuroMUN 2026 Belanda

Poniman mengaku lega setelah kepala dusunnya bersedia mengganti rugi uang iuran PBB miliknya yang tak disetorkan. Ia pun menanti janji yang sudah dibuat kedusnya.

"Adem sudah. Saya tunggu sampai dilunasi, kan janjinya dua bulan," tegasnya.

Hal senada disampaikan Camat Srono, Tri Wahyu Anggraeni melalui Kasi Pemerintahan dan Ketertiban Umum Mulyono. Ia membenarkan bila iuran PBB warga Dusun Semalang memang digunakan untuk keperluan pribadi.

"Katanya buat beli bensin, buat beli dan keperluan lain, duitnya sudah terpakai. Beliau sudah minta maaf, dan siap menyelesaikan permasalahan itu," ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Lobi PBB untuk Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

Mulyono mengatakan, Pemerintah Kecamatan Srono akan terus mengawal proses ganti rugi yang dijanjikan Kadus Semalang. Sebelumnya, pihak kecamatan mengawal polemik ini dari awal sampai akhirnya tercapai proses mediasi.

Polemik uang iuran PBB warga Dusun Semalang, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono akhirnya menemui titik terang. Setelah tercapai kesepakatan antara warga dengan Kadus Semalang, Tekad Raharjo. Proses mediasi difasilitasi Forpimka Srono dan Pemerintah Desa Sumbersari.

Kadus Semalang bersedia mengganti uang iuran PBB yang telah disetorkan warganya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.