Senin, 22 Jun 2026 07:51 WIB

Warga Protes Bau Tidak Sedap Perusahaan Pengolahan Limbah di Mojokerto

Warga saat mediasi di Balai Desa Randubango, Mojosari. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Warga saat mediasi di Balai Desa Randubango, Mojosari. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan warga Dusun Krembung Dumpul, Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto protes bau tidak sedap dari perusahaan pengolahan limbah.

Warga datang ke balai desa membawa sejumlah spanduk dengan beberapa tulisan seperti "Jangan bunuh kami dengan bau polusi", "Tolak bau busuk limbah UD Praktik", "Entutmu Rejekimu Ambune Deritaku" dan beberapa lainnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Sejumlah polisi dan TNI berjaga di perusahaan pengolahan limbah yang akan ada aksi damai. Namun, aksi damai diganti dengan mediasi yang dilakukan di Balai Desa Randubango.

Mediasi ini juga dihadiri pemilik perusahaan CV Supratik, Kapolsek Mojosari Kompol Kariono, Camat Mojosari Mujib, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Unit Pidter Satreskrim Polres Mojokerto.

Mediasi berjalan cukup alot, warga menuntut perusahaan itu tutup karena menimbulkan bau yang tidak sedap. Sementara pemilik bersikukuh bahwa usahanya tidak mengeluarkan bau dan itu harus diberikan bukti.

Setelah beberapa lama, mediasi mendapatkan titik terang dan kesepakatan antara pihak warga dan perusahaan yang tertuang di dalam tuntutan ditandatangani dan bermaterai.

Tuntutan warga ada dua yakni hilangkan bahan baku limbah yang menimbulkan bau busuk dan apabila perusahaan melanggar pernyataan diatas CV Supratik harus ditutup.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Pemilik perusahaan CV Supratik, Soepratik mengatakan, pihaknya menanggapi dengan baik keluhan masyarakat.

"Kita tanggapi dengan baik. Kalau memang terbukti ada bau busuk dan dibuktikan dengan orang-orang yang berwenang bukan dari orang tertentu yang mana mereka itu emosi ngomong katakanlah untuk hura-hura saya tidak terima," kata Soepratik, Jumat (17/3/2023).

Ia menambahkan, bau slenting (busuk) ini tidak ada dan harus dibuktikan oleh orang-orang dan jika itu terbukti dirinya siap untuk menutup perusahaan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Jika terbukti bau busuk saya bersedia ditutup tidak apa-apa kalau memang demikian. Tapi kalau bau slenting ini bagaimana kan sulit itu saja. Kalau saya ngomong disangkal harus bagaimana. Kami akan berusaha semua administrasif itu perlu," jelasnya.

Sementara itu, korlap aksi Edi Suwito menjelaskan, warga sekitar telah bertahun-tahun merasakan bau limbah yang seperti bau kotoran dari perusahaan.

"Kita ini sudah sekitar 18 tahun sudah merasakan bau itu. Kita sudah bergerak tiga kali ini, bulan Juli Tahun 2022 dan saat ini penyelesaiannya. Mediasi menghasilkan surat pernyataan tadi yang ada dua intinya berupa surat pernyataan yang menyalurkan ke jalur hukum," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.