Kamis, 18 Jun 2026 16:20 WIB

Warga Banyuwangi Rela Bayar 2 Kali Demi Bisa Wakaf, Usai Uang Pajak Dikemplang

Imam Hajadi menunjukkan bukti pembayaran PBB dari Bank Jatim (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Imam Hajadi menunjukkan bukti pembayaran PBB dari Bank Jatim (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polemik iuran pajak warga Dusun Semalang, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi yang tidak terbayarkan, masih terus bergulir.

Hingga kini kejelasan uang iuran pajak warga yang diduga dikemplang kepala dusun itu, juga tidak kunjung menemui titik terang.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kondisi itu memaksa Imam Hajadi (65) harus membayar dua kali agar niat wakafnya tersalurkan. Imam memiliki dua bidang tanah yang harus dipecah sertifikatnya untuk tujuan wakaf. Kondisi itu mengharuskannya melunasi pajak tanah telebih dahulu.

"Itu tanahnya kan mau saya pecah suratnya. Satu sertifikat tanah, yang satu untuk sertifikat wakaf. Majulah saya ke notaris buat ngurusi itu," tutur Imam kepada jatimnow.com, Jumat (16/3/2023).

Namun, Imam dibuat kaget ketika sampai di notaris, lantaran dirinya tercatat menunggak pajak selama 5 tahun. Dari situ, niatnya memberikan tanah wakaf untuk musala samping rumah sempat menemui batu terjal.

"Orang mau tujuan baik ada saja yang bikin mumet. Mau gimana lagi, terpaksa saya bayar pajaknya biar sertifikat wakafnya cepat terealisasi," ungkapnya.

Kendati sudah membayar iuran pajak tertunggak, Imam menegaskan tetap menagih uang iuran pajak PBB miliknya. Termasuk, iuran pajak sebidang sawah seluas 1 hektar.

"Pokoknya dua pipil pajak. Kalau 5 tahun ya tinggal nambahkan. Total sama denda hampir Rp1,5 juta. Wes pokoknya saya minta uang balik," tegasnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sehari sebelumnya, sekitar 30 warga Dusun Semalang mendatangi Kantor Desa Sumbersari untuk meminta kejelasan uang iuran PBB kepada pihak desa. Warga menuntut uang mereka segera disetorkan ke Bapenda ataupun Bank Jatim.

Nominalnya tak sedikit, satu wajib pajak di Dusun Semalang bahkan sampai menyetorkan uang Rp12 juta.

"Ada yang Rp200 ribu, Rp500 ribu, Rp1 juta, Rp7 juta bahkan ada yang Rp12 juta. Kalau tetap gak ada kejelasan Senin depan, kami sepakat melapor ke polisi," papar Heriyadi (43), warga setempat.

Sementara Kepala Desa Sumbersari, Khamdani menyatakan, uang iuran pajak warga Dusun Semalang sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepala dusun.

Baca Juga: Sosialisasikan PBB-P2, Bupati Tulungagung Minta Pajak Tak Disalahgunakan

Ia tak menampik jika uang iuran pajak dipakai untuk keperluan pribadi anak buahnya itu.

"Saat kita mintai pertanggungjawaban, beliau ditelepon gak bisa, didatangi juga gak ada. Dua hari sudah gak tau ke mana," ujarnya.

Khamdani menegaskan bahwa uang pajak sepenuhnya ada di tangan Kepala Dusun Semalang. Sebelumnya ia sudah mendesak anak buahnya itu untuk bertanggung jawab.

"Mangkanya kalau gak ada kejelasan, saya persilahkan warga untuk melaporkan yang bersangkutan ke polisi," tegas Khamdani.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.