Senin, 15 Jun 2026 22:20 WIB

Jalan Dua Kecamatan di Pasuruan Rusak dan Berlubang Meski Sering Dibenahi

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 15 Mar 2023 17:48 WIB
Potret jalan rusak di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Potret jalan rusak di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ruas jalan Kabupaten Pasuruan yang menghubungkan Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji dengan Desa Winong dan Karangrejo, Kecamatan Gempol rusak dan berlubang, meski setiap tahun dibenahi pemkab setempat.

Jalan tersebut sering dilintasi truk besar dan mobil perusahaan, motor para pekerja perusahaan, serta dilewati para pelajar dan guru karena banyak lembaga pendidikan di jalan tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Jalan di sini sering rusak, meski sering dibenahi. Utamanya jalan rusak di depan sekolah sekitaran Gununggangsir, terus dekat pertigaan talun Gununggangair dan lubang jalan di depan Dusun Baranbaru, Desa Winong, itu parah sekali," jelas Andrik, pengguna jalan, Rabu (15/3/2023).

Sementara itu Habibi, pengguna jalan lainnya mengatakan bahwa saat hujan turun, jalan rusak dan berlubang di titik-titik jalan kabupaten sepanjang Desa Gununggangsir sampai Karangrejo tidak terlihat karena tergenang air. Akibatnya kadang ada pemotor yang tidak sadar melintasi lubang.

"Contohnya saya sendiri, pernah saat hujan kan air menggenang sehingga saat melintasi jalan yang masuk Dusun Talun Desa Guninggagsir itu melewati lubang. Untung tidak jatuh. Kata orang-orang, ada saja pemotor yang jatuh akibat lubang-lubang di jalan aspal itu," tambahnya.

Baca Juga: Doktor ITS Rakit AI Pendeteksi Lubang Jalan, Solusi Tekan Angka Kecelakaan

Sementara Darto, warga Desa Karangrejo menginginkan Dinas Bina Marga dan Bina Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan menginginkan sepanjang jalan kabupaten yang mengubungkan Kecamatan Beji dengan Kecamatan Gempol itu dicor.

"Kalau memang serius membenahi, kalau bisa dicor saja jalannya. Karena kan dilewati banyak kendaraan besar sampai motor. Selain itu, jalan yang masuk Desa Gununggangsir kalau hujan deras sering banjir. Kalau dicor kan otomatis jalannya semakin tinggi," paparnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Staf Bina Marga dan Bina Konstruksi, Lutfi yang menangani perawatan jalan itu menerangkan bahwa rencana peninggian jalan tersebut memang ada. Namun pelaksanaan perbaikan jalan itu menunggu redanya musim hujan.

"Rencana akan kita lakukan peninggian, untuk pelaksanaan menunggu hujan reda. Material sudah kita siapkan di lokasi," tandas Lutfi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.