Kamis, 23 Jul 2026 05:07 WIB

Doktor ITS Rakit AI Pendeteksi Lubang Jalan, Solusi Tekan Angka Kecelakaan

Dr Hani’ah Mahmudah menunjukkan tampilan pengambilan data visual jalan rusak. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)
Dr Hani’ah Mahmudah menunjukkan tampilan pengambilan data visual jalan rusak. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Jalan berlubang sering kali menjadi "jebakan maut" bagi pengendara sebelum sempat diperbaiki oleh otoritas terkait. Menjawab keresahan tersebut, Dr. Hani’ah Mahmudah, doktor baru dari Departemen Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), berhasil mengembangkan sistem pendeteksi kerusakan jalan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bekerja secara instan dan akurat.

Teknologi ini lahir dari keprihatinan Hani’ah terhadap lambatnya proses birokrasi pemeliharaan jalan yang selama ini masih mengandalkan survei manual. Metode konvensional dianggap memakan biaya besar dan waktu lama, sehingga kerusakan sering kali telanjur parah sebelum tersentuh perbaikan.

Baca Juga: ITS Kenalkan Traktor Listrik Berbentuk Perahu, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

"Riset ini bermula dari kebutuhan akan perangkat deteksi otomatis. Saya mengoptimalkan AI agar pengambilan data bisa dilakukan secara tepat waktu (real-time)," ujar perempuan asal Tulungagung tersebut.

Sistem ini memadukan sensor visual dengan model Convolutional Neural Network (CNN) melalui arsitektur iYOLOv7-TPE-SS. Secara teknis, perangkat kamera yang dipasang pada kendaraan akan menangkap citra jalan, lalu diolah oleh platform komputasi NVIDIA AGX Orin.

Hasilnya bukan sekadar foto, melainkan data koordinat dan jenis kerusakan jalan yang langsung siap dieksekusi oleh tim pemeliharaan.

Hani’ah telah memulai embrio penelitian ini bahkan sebelum ia menempuh program doktoralnya, demi memastikan tingkat akurasi yang tinggi saat mengidentifikasi objek di lapangan.

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Efek domino dari teknologi ini melampaui sekadar urusan teknis. Hani’ah memproyeksikan temuannya mampu memangkas anggaran pemeliharaan jalan karena kerusakan kecil bisa terdeteksi lebih dini sebelum meluas.

"Inspeksi jalan jadi lebih objektif. Selain menghemat biaya, inovasi ini mendukung ekosistem Smart City dan Internet of Vehicles (IoV) yang mengutamakan keselamatan publik," tambah kelahiran 16 September 1977 ini.

Keberhasilan Hani’ah tak lepas dari bimbingan promotor Prof. Dr. Ir. Aulia Siti Aisjah MT serta tim ahli lintas disiplin dari Teknik Fisika dan Teknik Sipil ITS.

Baca Juga: Ustazah AI TikTok Viral, ICMI Jatim Buka Suara

Selama masa studinya, ia produktif menelurkan sembilan artikel ilmiah, di mana tujuh di antaranya menembus jurnal internasional bergengsi IEEE.

Langkah Hani’ah kini tinggal satu: menggandeng mitra industri atau pemerintah. Ia berharap sistem ini segera terpasang di kendaraan operasional dinas terkait agar tidak ada lagi lubang jalan yang luput dari pantauan, sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju infrastruktur berkelanjutan sesuai target Sustainable Development Goals (SDGs).

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.