Jumat, 19 Jun 2026 01:18 WIB

Banjir Bandang yang Sempat Terjang Lamongan Selatan Hanyutkan Harta Benda Warga

Kondisi Desa Wudi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan usai diterjang banjir bandang (Foto: Camat Sambeng for jatimnow.com)
Kondisi Desa Wudi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan usai diterjang banjir bandang (Foto: Camat Sambeng for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah harta benda milik warga Desa Wudi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan ternyata hanyut terseret banjir bandang.

Banjir itu terjadi pada Selasa (14/3/2023) petang dan sekitar pukul 01.0 WIB, Rabu (15/3/2023) telah surut.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Warga setempat, Ayik menceritakan besarnya banjir bandang tersebut. Menurutnya, banjir yang terjadi adalah yang terbesar dibanding sebelum-sebelumnya.

"Bisa dibilang terparah, karena sampai masuk rumah dan berarus cukup kencang. Biasanya air hanya mengalir dan tak sampai menerjang rumah," ungkap Ayik.

Diawali hujan lebat pada sore hari, banjir kemudian menerjang bersamaan dengan matahari terbenam. Warga tak mengira air yang datang akan sebesar itu. Banjir itu membawa material lumpur, merusak dan menghanyutkan sejumlah perabotan milik warga.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Dalam sekejap air menerjang masuk ke rumah. Bahkan, perhiasan dan surat surat penting banyak yang basah maupun hilang," terang dia.

Lalu bagaimana dengan motor-motor yang sempat terendam banjir? Ayik menuturkan, mau tidak mau warga harus membawa motor-motor tersebut ke bengkel untuk diperbaiki.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dia juga menuturkan bahwa banjir juga sempat menghanyutkan tiga motor milik warga, hingga nyangkut di sawah.

Hujan selama lebih kurang 2 jam itu diduga menjadi menyebab banjir bandang di wilayah Lamongan selatan tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.