Jumat, 19 Jun 2026 03:37 WIB

Tim Medis RSUD Genteng Patungan Penuhi Kebutuhan Bayi yang Dibuang

Direktur RSUD Genteng dr Siti Asiah Anggraeni. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Direktur RSUD Genteng dr Siti Asiah Anggraeni. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kisah bayi tampan yang dibuang di teras rumah warga Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, ikut mengetuk hati siapapun. Tak terkecuali tim medis yang merawat.

Ketika dirawat di RSUD Genteng, hampir merata, tim medis dan karyawan patungan untuk memenuhi kebutuhan bayi tampan belum bernama itu. Kebutuhan itu di antaranya susu, popok hingga baju bayi.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Sejak dirawat di RSUD Genteng setelah diserahkan oleh pihak kepolisian, praktis semua kebutuhan bayi tersuplai dari pihak rumah sakit. Pun halnya dari tenaga medis yang merawat.

"Ini sekarang kebutuhan ya dari rumah sakit. Mulai dari susu, pamper, perlengkapan bayi," kata Direktur RSUD Genteng, dr Siti Asiah Anggraeni kepada jatimnow.com, Rabu (15/3/2023).

Asiah mengatakan, tim medis yang merawat sampai dengan karyawan rumah sakit ikut menyumbang secara sukarela. Kebanyakan donasi berupa uang. Tak sedikit yang menyumbang susu bayi.

"Teman-teman rumah sakit ikut nyumbang secara sukarela. Ya buat beli baju, pamper dan susu. Kan ini butuh susu bayinya. Kecuali kalau ada yang nyumbang ASI. Jadi untuk sementara kita belikan susu dari donasi rekan-rekan di sini," ujarnya.

Asiah pun membuka pintu selebar-lebarnya bagi para donatur yang terketuk hatinya untuk menyumbang. Khusus untuk donasi berupa susu, harus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.

Mengapa demikian, Asiah menyebut bayi yang dirawat saat ini masihlah sensitif. Terlebih menyangkut asupan susu yang diberikan.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan di Tulungagung Kini Berstatus Anak Negara

"Untuk donasi berupa susu disarankan koordinasi dengan kita ya. Jangan sampai susu yang diberika nantinya bikin mencret apalagi sampai bikin diare. Pokoknya koordinasi dengan kita lebih dulu," jelasnya.

Terkait nasib bayi kedepan, Asiah meyebut pihaknya akan menyerahkan ke UPT Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur. Kemungkinan dirawat tak sampai satu bulan.

"Nanti jika sudah sehat dan memungkinkan, akan kita serahkan ke Dinsos. Tidak sampai sebulan kemungkinan. Sementara akan dirawat di rumah sakit untuk pemenuhan gizi dan menjaga kondisi bayi," ujarnya.

Hingga kini, polisi terus memburu identitas pembuang bayi laki-laki di teras rumah warga Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Baca Juga: Penemuan Bayi di Pinggir Sawah Gegerkan Warga Ngasem Kediri, Begini Kondisinya

Salah satunya dengan melakukan penyisiran di sejumlah rumah dan kos-kosan berada tak jauh dari TKP penemuan bayi.

Dari pantauan jatimnow.com pada Selasa (14/03) kemarin, terlihat Babinkamtibmas dan sejumlah perangkat Desa Genteng Wetan melakukan penyisiran di sejumlah rumah warga dan tempat kos.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.