Rabu, 22 Jul 2026 17:52 WIB

Bayi yang Ditemukan di Tulungagung Kini Berstatus Anak Negara

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 29 Mei 2026 09:10 WIB
Penyerahan anak ke Dinsos Jatim. (Foto: Dinsos for jatimnow.com)
Penyerahan anak ke Dinsos Jatim. (Foto: Dinsos for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan warga Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung diserahkan ke UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB), Dinsos Jatim. Status bayi tersebut kini menjadi anak negara. Bayi ini akan dirawat sambil menunggu proses penyelidikan dari kepolisian.

Pekerja Sosial Dinas Sosial Tulungagung, Akrin Nur Huda, mengatakan proses penyerahan bayi dilakukan setelah pihak berkoordinasi dengan Dinsos Jatim. Dalam proses tersebut pihaknya juga menyertakan sejumlah kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Tim dari PPSAB Sidoarjo datang ke Tulungagung. Setelah itu dilakukan pembahasan, kami ke Puskesmas Pucanglaban untuk proses serah terima bayi dan kelengkapan dokumen," ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Penyerahan bayi yang diberi nama Muhammad Zein Akbar Ibrahim oleh perawat Puskesmas Pucanglaban ini disaksikan langsung oleh polisi. Beberapa dokumen seperti surat keterangan kelahiran hingga catatan kesehatan dan imunisasi bayi juga disertakan.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Selanjutnya bayi dibawa ke Sidoarjo untuk dilakukan penanganan lebih lanjut dan pemantauan kondisi kesehatannya," imbuhnya.

Saat disinggung mengenai proses adopsi, Akrin menjelaskan sesuai prosedur, selama tiga bulan ke depan masih masuk masa publikasi guna memberikan kesempatan jika keluarga kandung bayi berhasil ditemukan. Namun jika pada masa publikasi pihak keluarga tidak ditemukan, maka dinas sosial memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin melakukan adopsi. Prosesnya, pemohon dapat mendaftarkan melalui sistem administrasi PPSAB secara daring.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Nantinya seluruh proses seleksi dilakukan oleh pihak PSAB, mulai dari pemeriksaan usia calon orang tua, usia pernikahan, hingga kondisi sosial ekonomi," pungkasnya.

Sebelumnya warga Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban digegerkan dengan temuan bayi laki-laki di sebuah warung pecel pada Rabu (20/6/2026) malam. Bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Hingga saat ini polisi masih melakukan melakukan penyelidikan terkait kasus temuan bayi tersebut.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.