Jumat, 19 Jun 2026 23:35 WIB

Wanita Cantik dalang Penipuan Kosmetik di Surabaya, Modusnya Bikin Elus Dada

Wanita berinisial FG yang melakukan penipuan jual kosmetik OL. (foto Polrestabes Surabaya for jatimnow.com)
Wanita berinisial FG yang melakukan penipuan jual kosmetik OL. (foto Polrestabes Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap penipu ulung yang sanggup menggasak uang korban hingga Rp300 juta.

Penipu ulung itu berinisial FG asal Perum Bukit Palma, Kecamatan Pakal, Surabaya. Perempuan berusia 29 tahun itu melakukan penipuan bermodus jualan kosmetik melalui marketplace.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menjelaskan kasus itu dibongkar setelah pihaknya menerima laporan dari empat korban.

Berbekal laporan tersebut, pelaku diamankan Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya yang dipimpin Iptu Ryo Pradana, Ipda Arie Widodo dan Ipda Achmad Fadhil Rizqullah pada (4/3/2023) lalu.

"Tersangka melancarkan aksinya pada periode Febuari hingga Maret. Empat korban ini dijanjikan tersangka sebagai reseller dan ada pula yang sebagai customer dari produk make up," ujar Mirzal Maulana, Minggu (12/3/2023).

Setelah korban berminat, pelaku melakukan komunikasi intens. Selanjutnya korban melakukan pemesanan sejumlah barang yang diposting di akun marketplace milik tersangka.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Korban juga sudah mentransfer uang pembelian barang kepada rekening atas nama tersangka dengan jumlah variatif hingga total mencapai Rp300 juta," kata Alumni Akpol tahun 2004 ini.

Setelah pemesanan dan pembayaran selesai, tersangka tak kunjung mengirimkan barang yang diorder para korban. Bahkan setelah dikonfirmasi korban, tersangka menyampaikan masih dilakukan pemesanan dan kembali berjanji akan mengirimkan barang.

Namun hingga masa preorder habis, barang yang dipesan korban tidak kunjung dikirim. Atas dasar itulah, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan memintai keterangan para korban. Selanjutnya tersangka diamankan di rumahnya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Sebetulnya, alasan tersangka tidak mengirimkan barang yang sudah dipesan korban, karena uangnya dipakai untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," urai Mirzal.

Dari rumah tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang meliputi satu bendel rekening koran, dua ponsel dan satu unit televisi 52 inch hasil pembelian dari uang penipuan.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.