Minggu, 21 Jun 2026 08:34 WIB

Musrenbang Tematik, Bukti Pemkot Mojokerto Rangkul Semua Kalangan

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menyapa peserta musrenbang. (foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menyapa peserta musrenbang. (foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bappeda Litbang Kota Mojokerto melaksanakan Musrenbang tematik dengan peserta anak, perempuan, dan disabilitas di Gedung Prajna Wicitra Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Mojokerto.

"Maksud diselenggarakan Musrenbang Tematik ini untuk mengidentifikasi kebutuhan dan aspirasi pembangunan dari kelompok anak, perempuan dan penyandang disabilitas. Sedangkan tujuannya adalah untuk mendapatkan saran atau masukan terhadap kebijakan, program dan kegiatan guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang ramah terhadap anak, perempuan dan penyandang disabilitas," kata Kepala Bappeda Litbang Kota Mojokerto, Agoeng MS, Kamis (2/3/2023).

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Ia menambahkan, pelaksanaan Musrenbang tematik ini atas usulan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dan wakil rakyat. Sebelumnya tiga klaster tematik ini juga selalu dilibatkan dalam musrenbang RKPD tingkat kelurahan, kecamatan dan Kota Mojokerto.

"Kali ini kita libatkan lebih khusus lagi, agar saran dan usulannya bisa lebih spesifik. Dan meskipun klaster ini minoritas, segala usulannya akan tetap kita prioritaskan. Hasil dari Musrenbang Tematik ini nantinya juga akan disatukan dengan program-program pembangunan serta disinergikan dalam Musrenbang RKPD tingkat Kota," ungkapnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sonny Basoeki Rahardjo meminta para peserta untuk menyampaikan berbagai usulannya di dalam Musrenbang karena adalah wadah untuk menampung aspirasi.

"Biar usulannya masuk dan mengena pada pemerintah, mohon mengandung empat unsur ini. Yakni memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sesuai dengan prioritas pembangunan, sesuai dengan kondisi keuangan daerah dan memiliki input-output yang jelas," jelasnya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan, Pemkot Mojokerto berkomitmen untuk menampung dan mengakomodir usulan dari sebanyak mungkin unsur di masyarakat. Pemkot Mojokerto ingin memberikan kesempatan lebih bagi kaum marjinal atau kelompok masyarakat rentan.

"Tahun ini kami mengadakan Musrenbang tematik yang khusus mengangkat tema anak, perempuan dan disabilitas. Guna mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi kelompok-kelompok yang berada dalam kondisi rentan disebabkan masih adanya ancaman pembatasan, kesulitan, pengurangan bahkan penghilangan hak bagi kelompok marjinal," tuturnya.

Ning Ita, sapaannya, ingin mengajak kaum perempuan, anak dan penyandang disabilitas untuk turut serta dalam proses perencanaan pembangunan di Kota Mojokerto. Ia berharap bisa menampung dan mengakomodir aspirasi dari kelompok terkait yang mungkin tergeser oleh prioritas usulan pembangunan lain di Musrenbang tingkat Kelurahan maupun Kecamatan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Saya berharap dapat tercipta sinergi dan kolaborasi antara Pemkot Mojokerto dengan seluruh pemangku kepentingan. Saya ingin berbagai program yang mendukung aspek perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas dapat diintegrasikan ke dalam program pembangunan tahun 2024," paparnya.

Ning Ita memastikan, di desk Musrenbang Tematik ini nanti seluruh aspirasi dan usulan akan ditanggapi oleh Pemkot Mojokerto melalui dinas terkait.

"Saya berpesan dalam mengusulkan dan menyusun program serta kegiatan yang terkait dengan pemenuhan hak anak, perempuan dan penyandang disabilitas agar tetap disesuaikan dengan situasi, kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah," pungkasnya. (adv)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.