Banjir Lamongan Meluas, Genangan Air Terjadi di 15 Desa dalam 3 Kecamatan
- Penulis : Adyad Ammy Iffansah
- | Sabtu, 11 Feb 2023 15:22 WIB
jatimnow.com - Banjir luapan Bengawan Jero, anak Sungai Bengawan Solo di Lamongan terus meluas. Air mulai menggenangi jalan dan pemukiman warga di 15 desa dalam 3 kecamatan.
Menurut data yang dihimpun BPBD Lamongan, tiga kecamatan itu meliputi Kalitengah, Turi, dan Karangbinangun. Sedangkan ketinggian air dilaporkan bervariatif.
Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
"Kami telah melakukan pemantauan di beberapa titik dimana telah terjadi kenaikan debit air di sungai Bengawan Njero," ujar Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Lamongan, Muhammad Muslimin, Sabtu (11/3/2023).
Adapun 15 desa tersebut meliputi, Putatkumpul, Pomahanjanggan, Kepudibener dan Kemlagilor di Kecamatan Turi. Di sini, ketinggian air rata-rata 32 hingga 37 sentimeter.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir
Sedangkan di Kecamatan Kalitengah, meliputi Desa Tiwet, Blajo, Gambuhan, Bojoasri, Jelakcatur dan Somosari. Ketinggian air di sini berkisar antara 13 hingga sekitar 47 sentimeter.
Untuk Kecamatan Karangbinangun, yakni Desa Waruk, Ketapangtelu, Somowinagun, Sukorejo dan Karanganom, dengan ketinggian air 16 sampai 32 sentimeter.
Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya
Sejauh ini langkah yang dilakukan BPBD setempat adalah melakukan optimalisasi empat unit pompa pembuangan air, sehingga diharap bisa mempercepat melokalisir banjir.
"Selain itu juga rutin memantau pemantauan ketinggian air melalui TMA Phell Blawi dan EWS banjir di Sungai Bengawan Jero," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie