Senin, 22 Jun 2026 14:23 WIB

Mencicipi Seker Bulgodang, Kuliner Favorit Sekitar Kampus IAIN Ponorogo

  • Penulis :
  • | Rabu, 01 Feb 2023 08:59 WIB
Seker Bulgodang, nasi dengan dengan kering tempe yang nikat. (Foto-foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Seker Bulgodang, nasi dengan dengan kering tempe yang nikat. (Foto-foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sego Kering atau yang disingkat Seker menjadi salah satu menu favorit warga Ponorogo. Menu Seker sangat sederhana, nasi dengan kering tempe. Salah satu penjualnya adalah Seker Bulgodang (bungkus godong gedang/daun pisang). Lokasinya berada di dekat kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.

Tak pelak, karena berada di wilayah kampus, Seker Bulgodang menjadi jujukan mahasiswa. Terlebih saat tanggal tua. Jatimnow.com pun mencoba mencicipinya.

Baca Juga: UMKM Kuliner Jatim di IIFEX 2026, Bertahan dan Tumbuh di Tengah Perubahan Zaman

Warung tersebut bukan berada di depan rumah, melainkan di belakang atau dapur. Yang membedakan, ada deretan kursi untuk pembeli makan di tempat.

Justru berada di dapur itu menjadi keunikan. Terkadang pembeli harus antre karena sangking ramainya. Belum lagi ketika ingin mencicipi enaknya gorengan panas. Harus antre di dekat kompor agar kebagian.

Saat pesanan datang, nampak nasi kemebul (panas). Nasi kering mempunyai cita rasa manis, gurih juga pedas. Maklum saja, kering tempe yang disajikan ada tambahan cabai rawit utuh.

Kenikmatan itu bertambah, karena dipadukan dengan gorengan seperti tempe panas dan pia-pia. Kenikmatan hakiki menggoyang lidah.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

Saat menuju kasir, rupanya juga murah meriah. Satu bungkus atau satu porsi nasi kering Bulgodang dihargai Rp3500, untuk gorengan Rp1000.

Jadi maklum saja, jika mereka yang datang untuk menikmati Bulgodang tidak hanya mahasiswa. Tetapi mereka yang juga bermobil-mobil.

"Bukanya saat Covid kemarin, tahun 2020-2021 lalu, saya usaha laundry. Tapi waktu Covid turun drastis pendapatan," ujar pemilik Bulgodang, Muhammad Arianto, Rabu (1/2/2023).

Baca Juga: EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka, 180 Peserta Ramaikan Surabaya

Sehingga Arianto mencoba membuka usaha nasi kering ini. Ditambah lagi, ekonomi terpuruk, dia ingin membantu warga dengan menjual makan murah meriah tapi nikmat.

"Buka jam 6 sore hingga jam 11 malam," pungkasnya.

Reporter: Ahmmad Fauzani

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.