Jumat, 19 Jun 2026 07:53 WIB

Wawancara Khusus BRIN dengan Bupati Perempuan Pertama di Jombang, Hj Mundjidah

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat menerima tamu dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan wawancara (Foto: Humas Pemkab Jombang)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat menerima tamu dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan wawancara (Foto: Humas Pemkab Jombang)

jatimnow.com - Hj Mundjidah Wahab, bupati perempuan pertama di Jombang kedatangan tim riset gender dan birokrasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin (30/1/2023).

Tim dari BRIN, Dr. Herie Saksono mengatakan, tim riset gender dan birokrasi yang bekerjasama dengan Yayasan Bhakti Tanoto (Tanoto Foundation) ini melakukan kunjungan ke Jombang dalam rangka penggalian data mengenai Inovasi Kepemimpinan Perempuan dan Implikasinya Terhadap Sektor Pendidikan Daerah.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ia menjelaskan, Tanoto Foundation merupakan lembaga filantropi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan dan pencapaian agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.

"Berkenaan dengan hal tersebut, kami tim riset BRIN melakukan penggalian data ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang. Ketiga lokus ini dipilih karena ketiganya saat ini dipimpin oleh kepala daerah perempuan," ungkapnya.

Ia mengatakan, tim ini melakukan wawancara langsung dengan bupati, terkait bagaimana pengembangan potensi Kabupaten Jombang dalam rangka pencapaian program prioritas melalui inovasi-inovasinya, hingga kepemimpinan dan perjalanan karir Hj. Mundjidah.

"Kami memilih Kabupaten Jombang sebagai lokus penelitian karena di sini memiliki keunikan. Jombang merupakan Kota Santri, sebagai kota Pendidikan Madani. Jombang adalah rumah bagi banyak santri yang berasal dari seluruh Indonesia dan luar Indonesia," ujarnya.

"Banyak lahir tokoh besar nasional dari Jombang, kepala daerahnya adalah seorang perempuan, yang juga pengasuh pondok pesantren. Terlebih lagi adalah putri dari Pahlawan Nasional KH Wahab Hasbullah, rekam jejak di dunia politik sejak masih muda hingga sekarang. Ini luar biasa," papar dia.

Tujuan riset ini adalah untuk memetakan dinamika inovasi pemimpin perempuan dalam sektor pendidikan di daerah. Sekaligus menganalisis kepemimpinan perempuan dan implikasinya terhadap kualitas layanan publik sektor pendidikan.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Model inovasi kepemimpinan perempuan di Kabupaten Jombang akan dapat dijadikan model kepemimpinan perempuan yang lainnya, di mana inovasi pendidikan dan penguatan karakter religius serta kearifan lokal menjadi salah satu modal sosial penguatan karakter anak-anak dan masyarakat menuju Kota Pendidikan Madani," sambungnya.

Ia menyebut, hasil Kajian Inovasi Kepemimpinan Perempuan dan Impllikasinya Terhadap Sektor Pendidikan Daerah akan menjadi penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Karena akan memberikan pencerahan sejauh mana pengaruh gender telah berperan terhadap inovasi dan kualitas pelayanan publik di daerah.

Juga memberikan pembelajaran tentang apa yang telah berhasil dan apa yang masih perlu diperkuat dalam menciptakan keadilan gender dalam kepemimpinan di daerah khususnya kinerja dan pelayanan pendidikan di daerah.

Dan mendorong percepatan pencapaian target SDGs, khususnya tujuan kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Hasil diskusi dan wawancara Tim Peneliti BRIN dengan Ibu Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab ini akan kami tindaklanjuti dalam riset kami," bebernya.

Sementara Bupati Hj Mundjidah menyambut positif dan menyampaikan terimakasih atas kunjungan BRIN.

"Alhamdulillah, terimakasih atas kunjungan BRIN di Kabupaten Jombang. Semoga data yang telah didapat nantinya akan memberikan manfaat," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.