Jumat, 19 Jun 2026 00:27 WIB

Ratusan Perangkat Desa di Tulungagung Berangkat ke Jakarta, Bawa Aspirasi Ini

Ratusan perangkat desa di Tulungagung hendak berangkat ke Jakarta. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Ratusan perangkat desa di Tulungagung hendak berangkat ke Jakarta. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com- Ratusan perangkat desa di Tulungagung berangkat ke Jakarta, untuk menghadiri Silaturahmi Nasional Jilid 3 yang digelar oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Mereka diberangkatkan langsung oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo dari halaman GOR Lembu Peteng.

Dalam silaturahmi tersebut, mereka membawa 3 tuntutan. Yakni kejelasan status kepegawaian, peningkatan kesejahteraan dan penerbitan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD) nasional.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua PPDI Tulungagung, Suyono mengatakan total 697 perangkat desa yang berangkat mengikuti silaturahmi nasional ini. Setiap desa diwakili oleh 2 perangkat.

Mereka membatasi jumlah perangkat desa yang berangkat agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Para perangkat desa ini berangkat dengan menggunakan 17 bus dan dijadwalkan tiba di Jakarta malam nanti.

"Tidak semua perangkat desa yang berangkat kami batasi setiap desa dua perwakilan agar pelayanan masyarakat tetap berjalan," ujarnya, Selasa (24/1/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Perangkat desa ini membawa 3 aspirasi yang akan disampaikan pada forum silaturahmi ini. Mereka mempertanyakan status kepegawaian yang saat ini belum jelas. Para perangkat desa ini tidak termasuk dalam kategori ASN maupun P3K. Selain itu mereka juga menuntut perbaikan kesejahteraan.

Selama ini sesuai peraturan penghasilan tetap (Siltap) mereka seharusnya setara dengan ASN golongan 2A. Namun masih banyak yang siltap nya dibawah tersebut. Mereka juga mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan Nomer Induk Perangkat Desa (NIPD) nasional .

"Nomor induk dibutuhkan untuk melindungi perangkat desa. Ada beberapa kejadian pencopotan perngkat desa yang dinilai tidak sesuai prosedur, " tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo berpesan agar para perangkat desa ini tetap menjaga nama Tulungagung di Jakarta. Mereka diminta tidak terlibat dalam aksi kekerasan yang dapat terjadi selama forum ini berlangsung. Selain itu diharapkan perwakilan perangkat desa ini dapat membawa aspirasi yang diusung sesuai dengan jalurnya. "Yang tak kalah penting berangkat dan pulang selamat semua, " pungkasnya.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.