Senin, 22 Jun 2026 13:28 WIB

Namarin Dorong SPTP Perkuat Fasilitas Peti Kemas di Indonesia Timur

  • Penulis :
  • | Selasa, 17 Jan 2023 09:39 WIB
Perlunya memperkuat layanan peti kemas di Indonesia Timur guna meningkatkan perdagangan domestik.
Perlunya memperkuat layanan peti kemas di Indonesia Timur guna meningkatkan perdagangan domestik.

jatimnow.com - Peralihan angkutan konvensional ke peti kemas yang dilakukan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mendapat respons positif dari pengamat transportasi.

Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, menyebut upaya peralihan angkutan konvensional ke peti kemas (kontenerisasi) dinilai efektif dari sisi ongkos maupun waktu. Terlebih angkutan barang domestik maupun internasional telah beralih ke peti kemas.

Baca Juga: Peti Kemas Terpapar Cesium Ditangani Aman, Pelabuhan Tanjung Perak Tetap Buka

Namun pihaknya juga mendorong SPTP melakukan pembenahan di sejumlah pelabuhan yang dikelola. Ia menyebut pelabuhan di Timur Indonesia yang memiliki potensi besar terhadap hasil laut.

“Potensi muatan peti kemas di wilayah Timur Indonesia masih cukup tinggi, utamanya berkaitan dengan hasil tangkapan laut atau perikanan. Namun kita juga perlu memerhatikan, apakah pelabuhan di daerah sudah mendukung bongkar muat peti kemas, atau fasilitas berpendingin,” kata Siswanto dalam keterangan resminya, Selasa (16/1/2023).

Di sisi lain, upaya untuk meningkatkan arus peti kemas luar negeri dapat dilakukan dengan penyediaan terminal yang berfungsi sebagai transshipment hub. Namun demikian, Siswanto menilai perlu dilakukan kajian yang menyeluruh bersama semua pihak termasuk pemerintah.

Baca Juga: Kinerja Cemerlang IPC Terminal Petikemas di Tengah Triwulan 2025

Keberadaan ekosistem yang kuat mulai dari kemudahan bunker, lokasi berlabuh, sistem keuangan dan pembayaran, pemanduan dan penundaan kapal, dan hal lainnya sangat dibutuhkan dalam mewujudkan transhipment hub internasional agar sesuai dengan goals.

“Pertarungan di sektor tersebut akan sangat berat, kita ketahui ada negara tetangga yang sudah menguasai pasar, sehingga kita perlu memperkuat diri terlebih dahulu untuk siap bersaing di selat Malaka,” ungkapnya.

Baca Juga: Triwulan I/2025, Pelindo Petikemas Catat Kenaikan Arus Kontainer 6,57 Persen

Siswanto menambahkan, bila konsolidasi Terminal Petikemas (TPK) Koja dan Jakarta International Container terminal (JICT) kelak tuntas dilakukan, kinerja SPTP akan makin kinclong. Menurutnya, terminal JICT, dipastikan menjadi terminal terbesar dan tersibuk di Indonesia.

“Dari sisi kinerja, tentulah hal tersebut akan makin mengangkat bobot perusahaan SPTP. Dan ini penting sebagai modal masuk ke padar modal kelak,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.