Sabtu, 20 Jun 2026 03:33 WIB

Peti Kemas Terpapar Cesium Ditangani Aman, Pelabuhan Tanjung Perak Tetap Buka

Penanganan peti kemas terpapar Cesium-137 tidak mengganggu aktivitas pelabuhan secara keseluruhan. (Foto: Humas TPS for JatimNow.com)
Penanganan peti kemas terpapar Cesium-137 tidak mengganggu aktivitas pelabuhan secara keseluruhan. (Foto: Humas TPS for JatimNow.com)

jatimnow.com - Pelaksanaan kegiatan bongkar muat peti kemas yang dikembalikan ke Indonesia karena terpapar Cesium-137 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, berjalan aman dan lancar.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, memastikan bahwa pelabuhan tidak ditutup dan aktivitas bongkar muat lainnya tetap berjalan normal.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Perkuat Distribusi Logistik Bangka Belitung

Agustinus Maun menjelaskan bahwa pembongkaran peti kemas terpapar Cesium-137 dilakukan dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan sejumlah instansi terkait. Penanganan dilakukan sesuai dengan standar operasional dan prosedur untuk muatan barang berbahaya di atas kapal.

“Selama kegiatan tersebut, pelabuhan tidak ditutup, aktivitas bongkar muat peti kemas lainnya tetap berlangsung normal," tegas Agustinus Maun, Selasa (04/11).

Sebelum pembongkaran, Bapeten melakukan pemeriksaan dan tes usap pada titik paparan tertinggi. Hasilnya menunjukkan tidak ada kontaminasi pada permukaan luar kontainer.

Baca Juga: TPS Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban untuk Warga dan Mitra

Setelah itu, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan mengeluarkan Certificate of Pratique, dan peti kemas diizinkan untuk diturunkan dari kapal untuk pemeriksaan lanjutan di alat RPM.

Agustinus Maun juga menambahkan bahwa pada saat yang bersamaan, Terminal Petikemas Surabaya (TPS) juga tengah melakukan kegiatan bongkar muat peti kemas dari kapal lain, seperti Sinar Sulawesi, CMA CGM Dolomites, dan SPIL Niken.

Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Kembali Layani Ekspor Komponen Lokomotif INKA

Hal ini membuktikan bahwa penanganan peti kemas terpapar Cesium-137 tidak mengganggu aktivitas pelabuhan secara keseluruhan.

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.