Kamis, 18 Jun 2026 05:20 WIB

Atap Pendopo Desa di Pasuruan Ambruk, DPRD hingga Inspektorat Turun Tangan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 12 Jan 2023 18:11 WIB
Atap Pendopo Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan yang ambruk (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Atap Pendopo Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan yang ambruk (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ambruknya atap Pendopo Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan yang masih dalam pengerjaan disorot sejumlah pihak.

Atap pendopo desa itu ambruk pada Senin (10/1/2023) sore. Padahal tidak ada cuaca ekstrim yang melanda atap rangka besi galvalum bergenting merah tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Pimpinan dan Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan, DPMD dan Inspektorat melakukan sidak pada Kamis (12/1/2022) siang bersama jajaran Kecamatan Rembang.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto mengatakan, ambruknya atap Pendopo Desa Sumberglagah menjadi atensi publik. Katanya, pengecekan di lapangan ini untuk menilai apakah rekomendasi cukup di DPRD, atau cukup di OPD terkait, dalam hal ini Inspektorat dan DPMD.

"Kita sudah cek administrasi, evaluasi-evaluasi dan sudah ada catatan. Terkait kok bisa ambruk, nanti dari OPD teknis yang menilai dan konsekuensinya kayak apa," jelas Sugiarto.

Sementara Sekretatis Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan, Arifin melihat ketebalan atap besi galvalum yang ambruk memperkirakan hanya setebal 1,5 milimeter.

Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan saat melakukan pengecekanKomisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan saat melakukan pengecekan

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Kalau ukuran pendopo desa, harusnya ketebalan 5 milimeter. Akan saya cek ulang, ini speknya 1,5 apa 5 milimeter. Kalau kurang anggaran kan bisa bertahap. Menurut saya ini salah perencanaan. Kami akan merekomendasikan pembinaan khusus untuk kepala desa dan jajaran perangkatnya," papar Arifin.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Sumberglagah, Fathur Rozy membenarkan bahwa saat atap pendopo ambruk, tidak ada cuaca ekstrem.

"Sempat hujan dan ada angin, tapi tidak lebat. Mungkin karena itu beban bertambah, sehingga ambruk," terang Rozy.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Rozy menerangkan jika sore sebelum ambruk, para pekerja proyek baru selesai mengelas besi kuncian agar kuda-kuda atap pendopo semakin kuat.

Saat hendak beristirahat, insiden atap ambruk itu terjadi. Satu pekerja tertimpa puing bangunan atap dan mengalami luka ringan.

"Menurut saya ini salah pengerjaan di bagian atap. InsyaAllah dua bulan ini selesai, sekarang sudah dimulai kembali," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.