Kamis, 18 Jun 2026 03:35 WIB

8 Tahun Tak Jumpa, Jokowi dan Habib Syech Saling Puji di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Selasa, 10 Jan 2023 07:21 WIB
Presiden dan Habib Syech berjumpa di Banyuwangi, dalam Festival Tradisi Islam Nusantara yang digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Senin malam (9/1/2023). (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi/jatimnow.com)
Presiden dan Habib Syech berjumpa di Banyuwangi, dalam Festival Tradisi Islam Nusantara yang digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Senin malam (9/1/2023). (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bernostalgia setelah delapan tahun tak bertemu.

Presiden dan Habib Syech berjumpa di Banyuwangi, dalam Festival Tradisi Islam Nusantara yang digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Senin malam (9/1/2023). Kegiatan itu merupakan rangkaian hari lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dalam festival tersebut juga menghadirkan Konser Sholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir As-Segaf.

"Beliau ini adalah habib dari Solo. Tetapi saya sudah kira-kira delapan tahun tidak bertemu, dan bertemunya justru di Banyuwangi," kata Jokowi.

Saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, Jokowi mengenang hampir setiap hari berjumpa dengan Habib Syech.

Sementara Habib Syech turut mengenang masa-masa kebersamaan ketika Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Menurutnya, Jokowi punya andil besar dalam mengubah keadaan masyarakat di Solo ketika itu.

"Bapak Presiden dan saya bersama-sama mengubah keadaan masyarakat yang ada di sekitar kami, yaitu masyarakat Semanggi Kidul menjadi masyarakat ahli sholawat saat ini," kata Habib Syech.

Habib Syech juga mengenang Jokowi sebagai sosok yang berhasil menyulap tempat-tempat kumuh di Solo menjadi lebih bagus dan menyejahterakan warganya.

Meski kini jarang bertemu dengan Jokowi, Habib Syech selalu mendoakan sang Presiden dalam setiap waktu.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sebagai acara penutup festival, Habib Syech sempat melantunkan beberapa sholawat bersama Jokowi dan tamu undangan lainnya.

"Saya tadi melihat Bapak Presiden amat sangat gembira dengan seni tradisi yang ditampilkan di Banyuwangi," kata Habib Syech.

Festival Tradisi Islam Nusantara menghadirkan beberapa penampilan kesenian khas NU. Mulai dari Lalaran Alfiyah yang ditampilkan secara kolosal oleh 500 santri dan santriwati se-nusantara yang mondok di berbagai pondok pesantren di Banyuwangi hingga pagelaran hadrah berkolaborasi dengan seni tari rodat syiiran.

Selama penampilan Jokowi tampak beberapa kali menggoyangkan tangannya sambil mengikuti iringan musik. Goyangan tangan Jokowi tersebut disambut riuh belasan ribu santri yang memadati stadion.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Selain Presiden Jokowi dan Habib Syech, acara itu juga dihadiri Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Menpan-RB Abdullah Azwar Anas, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Dari jajaran pengurus PBNU, hadir Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif Ghofurs, dan Ketua Badan Pengembangan Inovasi Strategis PBNU Yenny Wahid serta jajaran PBNU lainnya.

Bupati Ipuk mengatakan selama ini seni dan budaya terus mewarnai perjalanan Banyuwangi.

"Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang memiliki pesantren cukup banyak. Karena itu tradisi-tradisi pesantren kian memperkaya budaya Banyuwangi. Terima kasih PBNU telah mempercayai Banyuwangi sebagai penyelenggara rangkaian peringatan Satu Abad NU," kata Ipuk.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.