Jumat, 19 Jun 2026 06:22 WIB

Wow! 4 Pantai di Tulungagung Ditetapkan Jadi Kawasan Ekosistem Esensial

Pantai Sanggar Tulungagung (Foto: Instagram @aristantodeni)
Pantai Sanggar Tulungagung (Foto: Instagram @aristantodeni)

jatimnow.com - Empat pantai di Tulungagung ditetapkan sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) oleh Gubernur Jawa Timur.

Penetapan ini dilakukan untuk menjaga ekosistem penyu di pantai tersebut. Keempat pantai ini adalah Pantai Sanggar, Ngalur, Patok Gebang dan Jung Pakis. Kawasan yang disebut Galur Pakis ini semuanya terletak di Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Makrus Manan mengatakan, pada akhir Tahun 2022 lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengeluarkan SK KEE untuk empat pantai tersebut.

Usulan KEE tersebut sudah diajukan sejak Tahun 2020 lalu. Namun surat keputusannya baru turun akhir Tahun 2022. Kawasan Galur Pakis ini kerap dijadikan tempat penyu mendarat dan bertelur.

"Dengan ditetapkan sebagai KEE Galur Pakis, diharapkan bisa menjaga ekosistem dan kelestarian penyu di Tulungagung," ujar Makrus, Selasa (3/1/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sekertaris DLH Tulungagung, Makrus Manan (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)Sekertaris DLH Tulungagung, Makrus Manan (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Luasan KEE Galur Pakis ini mencapai 260 hektar. Kawasan tersebut meliputi pantai dan hutan. Selain menjaga kelestarian penyu, penetapan KEE ini juga menjaga kelestarian hewan yang berada di hutan. Aneka satwa masih ditemukan di hutan tersebut.

"Kalau di hutan sekitaran wilayah tersebut, juga masih banyak burung-burung serta kijang. Bahkan di pantai itu, masih sering lumba-lumba ditemukan berenang oleh nelayan," tutur Makrus.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sebelum ditetapkan KEE Galur Pakis, sudah ada kelompok masyarakat yang bergerak dalam konservasi penyu. Mereka sudah melakukan konservasi sejak 2015. Selama ini sejumlah penyu bertelur di Pantai Patok Gebang pada Juli hingga September. Adapun jenis penyu yang sering mendarat adalah penyu hijau.

"Dulu saya pernah mendapatkan laporan ada 20 ekor penyu yang mendarat untuk bertelur di wilayah itu. Hal ini menunjukan bahwa wilayah itu masih alami dan ekosistemnya masih sangat terjaga," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.