Selasa, 16 Jun 2026 22:10 WIB

Nekat Melaut saat Cuaca Ekstrem, Nelayan Hilang 3 Hari Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat nelayan yang meninggal akibat tenggelam di laut. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat nelayan yang meninggal akibat tenggelam di laut. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang nelayan ditemukan meninggal setelah hilang selama tiga hari di laut. Ia nekat melaut seorang diri saat cuaca ekstrem dan ombak tinggi pada Sabtu (31/12/2022) lalu.

KBO Satpolairud Polres Bangkalan, Iptu Joko Purwo mengatakan korban yakni Iwan (43) warga Kampung Bandaran Kelurahan Pangeranan, Bangkalan. Ia pertama kali diinformasikan hilang oleh nelayan setempat setelah melihat perahu korban terbalik ditengah laut.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

"Ia sebelumnya melaut seorang diri mencari kepiting," tuturnya Senin (2/1/2023).

Korban berangkat dari rumahnya pada pukul 14.00 WIB dengan menyebar jaring untuk mendapatkan kepiting. Namun, pada pukul 17.00 WIB nelayan lain melihat perahu korban terbalik. Diduga, perahu tersebut tersapu ombak dan angin cukup kencang.

"Tim gabungan bersama nelayan lalu menyisir lokasi tempat perahu itu terbalik namun hasilnya masih nihil," ungkapnya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Joko menyebut, tim lalu memperluas wilayah pencarian hingga pulau Karang Jamuang. Setelah tiga hari melakukan penyisiran, korban ditemukan di perairan antara Karang Jamuang dan Gebang.

"Ditemukan cukup jauh dari lokasi hilangnya korban," imbuhnya.

Petugas bersama nelayan lalu melakukan evakuasi dan korban langsung dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan.

Baca Juga: Pos Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan Asal Situbondo yang Ditemukan Terapung

"Sudah ditemukan dan sudah dievakuasi. Saat ini sudah dibawa kerumah duka karena keluarga menolak untuk dibawa kerumah sakit," tambahnya.

Ia juga mengimbau agar para nelayan lebih berhati-hati saat melaut. Apalagi, saat ini cuaca cukup ekstrem dan sering terjadi hujan lebat .

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.