Rabu, 22 Jul 2026 04:41 WIB

Pos Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan Asal Situbondo yang Ditemukan Terapung

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 31 Mar 2026 09:59 WIB
Nelayan asal Situbondo yang diselamatkan Pos Basarnas Trenggalek. (Foto: Basarnas for Trenggalek)
Nelayan asal Situbondo yang diselamatkan Pos Basarnas Trenggalek. (Foto: Basarnas for Trenggalek)

jatimnow.com - Seorang nelayan asal Situbondo dievakuasi oleh Pos Basarnas Trenggalek. Nelayan bernama Imam Junaidi (46) warga Desa Palangan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo ini ditemukan terapung di perairan Tanjung Mebulu, Uluwatu, Bali.

Korban ditemukan dalam kondisi masih hidup oleh kapal pengangkut batubara KM SLM Josaphine yang dalam perjalanan dari Berau, Kalimantan Timur menuju PLTU Cilacap. Nelayan ini kemudian diselamatkan dan dibawa ke Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Prigi untuk diserahkan ke Basarnas.

Baca Juga: 40 Hari KMN Entok Hilang di Laut Lamongan, Tim SAR Kerahkan Kapal Permadi

Koordinator Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo mengatakan peristiwa ini bermula saat kapal SLM Josephine melihat seorang nelayan terapung di laut pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 10.45 WIB. Mereka menemukan korban berpegangan pada sebuah benda terapung. Kapal nelayan yang digunakan korban diketahui hancur terkena ombak. Awak kapal segera memberikan pertolongan dengan menaikkan korban.

"Korban diselamatkan oleh kapal pengangkut batubara yang sedang melintas di lokasi," ujarnya, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Setelah diselamatkan kapal kemudian melanjutkan pelayaran sambil berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi lanjutan di titik temu (intercept) pada koordinat 8° 20' 37,8" S 111° 43' 14,2" E, yang berada di wilayah perairan Pantai Prigi, Trenggalek. Petugas Basarnas yang menerima informasi langasung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

"Kami mendapatkan sinyal mayday-mayday. Dari sinyal tersebut kami berkomunikasi dan mendapat informasi bahwa kapal tersebut telah mengevakuasi satu nelayan dalam kondisi masih hidup," terangnya.

Baca Juga: Pegadaian Besuki Bantu Perbaikan SDN 1 Kalianget Usai Diterjang Banjir

Petugas lalu melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi termasuk PPN Prigi. Setelah melalui koordinasi, disepakati proses intersep atau penjemputan survivor dilakukan di perairan Teluk Prigi, Kecamatan Watulimo. Petugas menggunakan perahu merapat ke kapal pengangkut batubara guna menjemput korban.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban dalam kondisi sehat, selanjutnya difasilitasi untuk proses pemulangan ke daerah asal," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.