Jumat, 19 Jun 2026 12:23 WIB

Kasus Narkoba di Tulungagung Meningkat di 2022, Kriminalitas Tuntas 104 Persen

Polres Tulungagung saat menggelar rilis akhir Tahun 2022 (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polres Tulungagung saat menggelar rilis akhir Tahun 2022 (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peredaran narkoba di Tulungagung tercatat meningkat di Tahun 2022.

Sepanjang 2022, telah ditangkap 215 orang yang terlibat kasus narkoba. Sedangkan untuk kasus kriminal, diamankan 203 orang.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto mengatakan, kasus narkoba meningkat dari 140 kasus di Tahun 2021, menjadi 180 pada 2022. Sedangkan untuk kasus kriminal, pada 2021 terdapat 543 kasus. Sedangkan di Tahun 2022, naik menjadi 681 kasus.

"Jika dilihat perbandingan dengan tahun sebelumnya, tahun ini kasus narkoba naik 29 persen dan kriminalitas mengalami kenaikan sekitar 25 persen," ujar Eko, Jumat (30/12/2022).

Menurut Eko, untuk kasus kriminal, paling banyak adalah pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, disusul pencurian kendaraan motor serta penipuan. Dari total 681 kasus kriminal tahun ini, sudah berhasil diselasikan 686 kasus atau 107 persen.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Jumlah penyelesaian kasus Tahun 2022 memang lebih banyak dari pada kasus kriminal 2021. Sebab ada kasus 2021 yang diselesaikan pada 2022.

"Jumlah tersangka yang berhasil ditangkap selama 2022 ada sebanyak 203 orang. Dengan rincian, 195 tersangka laki-laki dan 8 tersangka perempuan," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Eko menyebut, naiknya angka kasus kriminalitas ini menjadi salah satu fokus di Tahun 2023. Untuk menekannya, Polres Tulungagung akan melakukan sejumlah strategi, di antaranya peningkatan patroli dan pengaktifan kembali program kring serse. Juga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati.

"Tahun depan kita tingkatkan lagi patroli rutin dan kring serse," tegas Eko.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.