Jumat, 19 Jun 2026 06:17 WIB

Ketahuan Hendak Tawuran, Pelajar di Banyuwangi ini Dihukum Push Up

  • Penulis :
  • | Senin, 06 Agu 2018 18:49 WIB
Para siswa yang hendak tawuran diberi hukuman push up
Para siswa yang hendak tawuran diberi hukuman push up

jatimnow.com - Aparat Polsek Songgon, Banyuwangi, berhasil mengagalkan rencana tawuran antara pelajar SMP dan MTs. Polisi bergerak cepat sebelum para siswa nakal tersebut melakukan perkelahian massal.

Kapolsek Songgon, AKP Songgon mengatakan, pihaknya mendapat kabar jika ada indikasi terjadinya tawuran pelajar SMP Negeri 1 Songgon dan MTs Songgon. Hal itu buntut dari dua orang siswa dari kedua sekolah itu yang sempat bersitegang.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Sebelum terjadi tawuran, polisi segera melakukan pencegahan menjelang jam sekolah berakhir.

"Dua personil kami kirim ke MTs Songgon untuk melakukan bimbingan dan penyuluhan kepada para siswa yang terindikasi akan tawuran," jelasnya, kepada Jatimnow.com, Senin (6/8/2018).

Para siswa diberi penyuluhan tentang dampak negatif serta sanksi hukum bagi siswa yang terlibat tawuran ataupun perkelahian. Atau sanksi hukum bagi pelaku pengrusakan barang dan atau melukai orang lain.

"Kemudian mencari akar permasalahan yang menjadi sumber perkelahian kedua siswa itu," tambahnya.

Polisi juga melibatkan para orang tua siswa dengan memanggil mereka ke sekolah. Hal itu perlu dilakukan agar orang tua juga pro aktif ikut melakukan pengawasan kepada anaknya.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Selain diberi penyuluhan, para siswa yang terindikasi kami beri sanksi yang terukur, push up," cetusnya.

Dia berharap Dinas Pendidikan Banyuwangi bisa segera duduk bareng dengan lembaga terkait untuk membuat sebuah rumusan penanggulangan fenomena tawuran pelajar. Rumusan itu nantinya sebagai rujukan semua pihak yang berkepentingan.

"Sebagai rujukan bersama, bila ada sanksi dan sebagainya. Jangan dianggap biasa loh," pungkasnya, sembari mengingatkan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sebelumnya, aparat kepolisian di Banyuwangi juga menggagalkan aksi penyerbuan para siswa SMK ke MA Negeri Banyuwangi. Hal itu dipicu saling ejek di media sosial.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.