Sabtu, 13 Jun 2026 07:06 WIB

Pemkab Kediri Ekspor Perdana Kopi Arabika Wilis ke UEA

Ekspor perdana kopi arabika Wilis ke Uni Emirat Arab setelah satu tahun melakukan budi daya. (foto: Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)
Ekspor perdana kopi arabika Wilis ke Uni Emirat Arab setelah satu tahun melakukan budi daya. (foto: Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Permintaan kopi dalam negeri di pasar global terus meningkat. Salah satunya adalah kopi arabika dari Gunung Wilis yang mulai diekspor ke Uni Emirat Arab (UEA).

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kabupaten Kediri Anang Widodo ekspor ini hasil dari pembacaan yang tepat pemerintah.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

Di mana Pemkab Kediri mulai menggarap kopi arabika di lereng Gunung Wilis secara intensif sejak 2021 lalu, setelah melihat potensi pasar kopi yang lebih luas.

"Sejak 2021 kita fokus ke peningkatan kualitas SDM, mulai pengenalan kopi arabika, standarisasi, budidaya dan banyak hal. Selanjutnya tahun 2022, 2023, 2024 kita fokus ke peningkatan kuantitas dan kualitas kopi," kata Anang Widodo, Jumat (23/12/2022).

Ekspor perdana ini merupakan hasil panen dari perkebunan rakyat Desa Jugo, Kecamatan Mojo. Hasil panen kopi mencapai 200 kilogram, dengan rincian 100 kilogram menggunakan metode pasca-panen full wash dan 100 kilogram natural.

“Tahun 2024 kami targetkan setiap musim panen, minimal punya 1 ton siap ekspor,” lanjut Anang.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

Saat ini luasan lahan perkebunan kopi arabika mencapai 40 hektare, 24 hektare di antaranya sudah mulai menghasilkan.

Petani kopi merawat arabika wilis hasil budi daya dari Pemkab Kediri untuk komoditas ekspor. (foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)Petani kopi merawat arabika wilis hasil budi daya dari Pemkab Kediri untuk komoditas ekspor. (foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Pemerintah yakin akan mencapi target tersebut, karena Lereng Wilis di Kabupaten Kediri merupakan kawasan yang tepat untuk mengembangkan kopi arabika. Mengingat tanaman jenis arabika membutuhkan syarat minimal ketinggian 1.000 Mdpl untuk mencapai kadar air dan suhu yang baik.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Terlebih, nantinya akan ada tambahan 100 hektar melalui kerja sama dengan Perum Perhutani terkait pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan agroforestry dan pariwisata terpadu.

Sementara itu, selain kopi, komoditas unggul pertanian dan perkebunan Kabupaten Kediri lainnya yang sudah menembus pasar ekspor adalah nanas.

Pada 1 November 2022 sebanyak 1.200 box atau sekitar 9,6 ton nanas segar varietas simplex diekspor ke Oman.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.