Sabtu, 20 Jun 2026 04:29 WIB

Bus Mira Dua Kali Tepergok Lawan Arus di Mojokerto, Polisi Panggil Pengelola

Kolase Bus Mira diadang mobil Granmax dan saat dipaksa mundur oleh mobil polisi (Foto: Tangkapan layar video viral)
Kolase Bus Mira diadang mobil Granmax dan saat dipaksa mundur oleh mobil polisi (Foto: Tangkapan layar video viral)

jatimnow.com - Satlantas Polres Mojokerto bakal memanggil pihak Perusahaan Organda (PO) Eka Mira Prima Sentosa lantaran dua busnya melakukan pelanggaran lalu lintas dalam bentuk melawan arus.

Pertama, Bus Mira diadang mobil Granmax pada Senin (12/12/2022) lalu, karena melawan arus di Jalan Mojokerto-Jombang. Video tersebut viral setelah diunggah di salah satu grup media sosial Facebook.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Kedua, pada Senin (19/12/2022) kemarun, Bus Mira bernopol S 7289 US dipaksa mundur oleh mobil polisi yang ditumpangi Kasat Lantas Polres Mojokerto. Bus itu melawan arus di Jalan Raya Trowulan Mojokerto-Jombang.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bayu Agustyan mengatakan, pihak PO Eka Mira Prima Sentosa akan dipanggil untuk diberikan masukan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kita langsung berikan penindakan dengan menyita SIM yang bersangkutan dan memberikan info atau masukan ke pengelola Bus Mira jika sopir sudah melakukan pelanggaran lalu lintas di jalur macet, sehingga bisa membahayakan penumpang yang ada di bus," jelas Bayu, Selasa (20/12/2022).

Mantan Kasat Lantas Polres Tulungagung ini menjelaskan, pihaknya langsung memberikan tindakan tilang dan menyita SIM sopir Bus Mira yang melanggar.

Baca Juga: Awas Kena Jepret! Polres Gresik Resmi Berlakukan Tilang Elektronik via HP

"Untuk bus yang diadang Granmax sudah sudah kami berikan penindakan tilang. Kedua yang kemarin juga sama dan kami informasikan ke pihak pengelola bus biar mereka ada efek jera," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.