Jumat, 19 Jun 2026 12:02 WIB

Pedagang Pasar Larangan Bersedia Direlokasi, Asal Ada Syaratnya, Apa Itu?

Mediasi pengelola pssar, dinas dan pedagang di kantor Pasar Larangan, Senin (19/12/2022). (foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Mediasi pengelola pssar, dinas dan pedagang di kantor Pasar Larangan, Senin (19/12/2022). (foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pedagang Pasar Larangan, Candi, Sidoarjo akhirnya bersedia direlokasi ke sebelah barat pasar setempat. Namun, para pedagang mengajukan syarat kepada pengelola pasar dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo saat mediasi.

Dua syarat yang diajukan adalah harus ada stand pasar dengan ukuran 2x2 meter persegi untuk berjualan. Syarat kedua, semua pedagang yang akan direlokasi berjumlah 200 orang dan harus mendapat stand.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kadisperindag Widyantoro Basuki ditemui usai mediasi memaparkan bahwa kesepakatan tersebut telah diambil para pedagang saat mediasi, Senin (19/12/2022).

"Dari yang disampaikan perwakilan pedagang, ada 200 orang yang tercatat. Kami sudah menyiapkan setidaknya 150 lapak di bagian barat pasar. Untuk sisanya, kami juga sudah berkoordinasi, bahwa ada stand kosong sebanyak 50 lebih di bagian belakang," ujar pria yang akrab disapa Wiwid itu.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Mantan Kasatpol PP Sidoarjo ini masih belum bisa menentukan kapan para pedagang akan direlokasi. Namun pihaknya akan mengupayakan secepatnya upaya relokasi berjalan agar akrivitas pasar kembali normal.

"Kami juga akan kembali berkoodinasi dalam waktu dekat untuk menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang," imbuhnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Lebih jauh, ia menambahkan jika ke depan, dalam penataan pasar yang ada di Sidoarjo, ia ingin meski berupa pasar tradisional tetapi tampilan pasar bisa lebih baik modern dan terkesan tidak semrawut.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.