Senin, 15 Jun 2026 21:38 WIB

Dukung Pariwisata, BI Luncurkan Buku Desa Adat Osing di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Selasa, 13 Des 2022 08:11 WIB

jatimnow.com - Bank Indonesia mendukung pariwisata di Banyuwangi sebagai bagian upaya pemajuan ekonomi. Salah satu bentuk dukungan tersebut, BI menggandeng Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menerbitkan buku berjudul “Merekam Jejak Budaya Osing Kemiren".

Buku yang diluncurkan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (12/12/2022) itu, merangkum tentang keragaman budaya dan tradisi masyarakat Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Desa adat ini sengaja dipilih karena mampu bertransformasi menjadi destinasi wisata unggulan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Potensi Desa Kemiren sangat luar biasa. Mulai budaya, tradisi, kuliner, hingga peralatan makannya sangat legend. Inilah yang membuat kami tercetus untuk membukukannya," Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Yukon Afrinaldo.

Lewat buku, lanjut Afrinaldo atau biasa disapa Aldo, diharapkan bisa mengabadikan kekayaan budaya tersebut.

“Cerita tentang budaya masyarakat Desa Kemiren ini harus disebarluaskan, sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya," tambahnya.

Selain itu, imbuh Aldo, seni dan budaya memiliki peran dalam upaya pemulihan ekonomi. Keotentikan seni dan budaya yang terus dirawat akan menjadi daya tarik yang menyedot kunjungan wisatawan. Tentu bisa berimbas pada perputaran ekonomi warga.

"Kekayaan seni dan budaya yang kita miliki bisa dimaksimalkan untuk mendongkrak ekonomi. Salah satunya, melalui pengembangan desa wisata adat," ujar Aldo.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, berterimakasih atas dukungan BI terhadap pengembangan desa adat wisata di Banyuwangi.

"Semoga kegiatan ini bisa berdampak peningkatan mutu desa-desa wisata di Indonesia, termasuk yang ada di Banyuwangi," kata Ipuk.

Sejak 12 tahun terakhir, papar Ipuk, Pemkab Banyuwangi telah memilih pariwisata sebagai payung untuk menggerakkan perekonomian. Dengan mengusung konsep ecotourism, Banyuwangi terus konsisten merawat kearifan lokal sebagai daya tarik pariwisata.

"Kami rangkul seniman dan budayawan untuk bersama-sama mengembangkan pariwisata, sekaligus tetap menjaga adat istiadat," kata Ipuk.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Ipuk mencontohkan tentang kebijakan Banyuwangi dalam mengeluarkan izin pembangunan hotel yang menjadi salah satu prasarana wisata. Unsur-unsur lokalitas harus terlihat menonjol dalam gedung dan pengelolaannya.

“Setiap pembangunan hotel atau gedung, kami wajibkan untuk tetap mengusung kearifan lokal. Ini cara kami merawat budaya di tengah gempuran kemajuan peradaban," imbuhnya.

Tidak hanya peluncuran buku, acara bertajuk Festival Literasi ini juga diisi dengan diskusi tentang pengelolaan desa wisata berbasis adat. Adapun narasumber yang dihadirkan antara lain tokoh adat Desa Kemiren, Desa Panglipuran Bali, Desa Kanekes Baduy Provinsi Banten, dan tokoh adat Kampung Naga Jawa Barat. Selain itu, ada pula Pimpinan Redaksi Perpusnas Press, Edi Wiyono, dan Ahli Etnografi Kebudayaan Indonesia, Dr. Pande Mada Kutanegara.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.