Jumat, 19 Jun 2026 01:42 WIB

Aremania Gelar Aksi 135 Menit, Tuntut Penuntasan Tragedi Kanjuruhan

Aremania menutup simpang empat untuk menyuarakan keadilan terhadap korban Tragedi Kanjuruhan. (foto: Arif Juli for Jatimnow.com)
Aremania menutup simpang empat untuk menyuarakan keadilan terhadap korban Tragedi Kanjuruhan. (foto: Arif Juli for Jatimnow.com)

jatimnow.com - Akses simpang empat Karanglo terhenti selama 135 menit atau sekitar dua jam 15 menit. Dalam tempo itu, Aremania menyuarakan usut tuntas terhadap para korban Tragedi Kanjuruhan.

Nampak massa memadati simpang empat pada pukul 12.30 WIB, Kamis (8/12/2022). Massa menaiki kendaraan pribadi dengan dresscode serba hitam. Puluhan kendaraan pendukung Arema diparkir di sekitar jalanan untuk memberikan tanda bahwa area tersebut sedang digunakan aksi.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Setelah di lokasi, massa bergandengan lalu berorasi dan bernyanyi. Selain itu, aksi solidaritas ini juga mengajak pengguna jalan ikut mengenang meninggalnya 135 korban atas Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober silam.

Perlu diketahui, massa berasal dari berbagai penjuru Malang Raya. Mereka berkomitmen menuntut dan menyuarakan keadilan di jalanan bersama masyarakat.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Kendati melakukan penutupan akses jalan, massa tetap berkomitmen memprioritaskan pengguna jalan. Massa juga memberi jalan kepada ambulans yang tengah melintas di tengah aksi massa.

Salah satu Aremania asal Kabupaten Malang, Firmansyah mengatakan bahwa ia bersama kedua rekannya ikut aksi sebagai bentuk kepedulian dan menyuarakan keadilan bagi Aremania yang meninggal.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Semoga kasus ini bisa diusut tuntas, prosesnya tidak berlarut-larut dan cepat terungkap dengan gamblang," ujarnya.

Tak lupa Aremania juga meneriakkan permintaan maaf memacetkan jalan demi usut tuntas kasus Tragedi Kanjuruhan.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.