Jumat, 19 Jun 2026 05:46 WIB

Penyerang Warkop di Surabaya Ternyata Pesilat, 12 Pelaku Wajib Lapor

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 06 Des 2022 15:02 WIB
foto: tangkapan layar.
foto: tangkapan layar.

jatimnow.com - Sekelompok pemuda yang melakukan penyerangan pengunjung warkop di Sukolilo, Surabaya bukan gengster. Hasil pemeriksaan kepolisian menyebutkan mereka adalah angggota perguruan silat.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menyatakan bahwa ke-12 pelaku ini dikenakan wajib lapor. Menurutnya, sejauh ini belum ditemukan alat bukti perusakan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Sementara ini masih belum ditemukan alat bukti yang mendukung mereka melakukan perusakan. Mereka diamankan karena saat ada di lokasi perusakan. Namun, proses hukum masih berjalan," katanya, Selasa (6/12/2022).

Ia menambahkan jika Polsek Sukolilo juga sudah menghadirkan keluarga dari 12 pemuda. Selain itu, lanjut Mirzal, pihak kepolisian juga masih mengumpulkan alat bukti.

"Kan tuduhannya perusakan, ada juga pencurian. Bahkan di situ ditemukan barang bukti motor yang ditelusuri adalah terkait curas (pencurian dengan kekerasan)," tambahnya.

Namun demikian, Mirzal menegaskan bahwa kasus ini tidak akan berhenti sampai di sini. Penyidik akan terus melakukan pengembangan dan pendalaman hingga tuntas.

"Pengembangan, pendalaman pasti. Karena ini sangat meresahkan. Kami akan menelusuri sampai tuntas," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan 12 pelaku penyerangan terhadap pengunjung warung kopi (warkop) di kawasan Jalan Keputih, Sukolilo, yang terjadi pada Jumat (2/12/2022) dini hari.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Namun pihaknya memastikan bahwa penyerangan itu dilakukan oleh anggota perguruan silat dan bukan gengster. Untuk motifnya adalah dendam lama antara dua perguruan silat.

"Awal kejadian ini ada puluhan anggota dari perguruan silat berkumpul di Jalan HR Muhammad. Mereka mencari perguruan silat yang dianggap musuh. Sebenarnya mereka ingin menyelesaikan masalah lama, tapi saat itu tidak ketemu," terangnya.

Karena ingin clear, anggota perguruan silat lantas mencari keberadaan perguruan silat yang dianggap membuat masalah, dengan cara konvoi membawa motor dan berulah layaknya gangster.

Konvoi ini mengambil rute menuju timur dengan mengelilingi Jalan Darmo, kemudian ke Middle East Ring Road (Merr), Jalan Keputih hingga ke kawasan Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Sampai di titik akhir itu, kelompok ini mendapati sejumlah orang yang berada di warkop yang diduga dari perguruan silat yang dicari. Di situlah, anggota perguruan silat lantas melakukan perusakan terhadap warkop menggunakan senjata tajam.

Warga yang mengetahui, lantas mengepung dibantu polisi yang saat itu sedang patroli. Tak lama, anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo juga datang hingga mengamankan 12 pemuda.

 

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.