Senin, 15 Jun 2026 08:48 WIB

Program Pengembangan Desa di Banyuwangi Dilirik Lembaga dari Singapura

  • Penulis :
  • | Jumat, 03 Agu 2018 15:57 WIB
Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for jatimnow.com.
Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for jatimnow.com.

jatimnow.com - Lembaga internasional dari Singapura, John Wiley & Sons, menyiapkan langkah untuk membantu pengembangan program desa cerdas atau “Smart Kampung” di Kabupaten Banyuwangi.

Fasilitas pendampingan tersebut dilakukan setelah Banyuwangi ditetapkan pemerintah Indonesia untuk masuk jaringan ASEAN Smart Cities Network yang forumnya digelar di Singapura, Mei 2018 lalu.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

“Kami tertarik mendukung Banyuwangi karena kabupaten ini concern untuk meningkatkan kapasitas kawasan pedesaan,” kata Tan Chor Meng, direktur untuk kawasan Asia John Wiley & Sons, saat mengunjungi Banyuwangi.

Awal pekan lalu, Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, juga datang ke Banyuwangi, dan menyatakan siap membantu pengembangan “Smart Kampung”.

Chor Meng mengatakan, konsep “smart” di sebuah daerah memiliki aspek luas, dimana digitalisasi dilakukan diberbagai bidang untuk mempercepat layanan pemerintahan, kesehatan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Konsep “Smart Kampung” Banyuwangi pun mengakomodasi semua aspek tersebut.

“Kami melihat ada kesamaan goals” antara kami dan Banyuwangi, yakni sama-sama punya keinginan untuk membantu masyarakat mencapai kesuksesannya melalui pengembangan skill dan pengetahuannya. Ini yang membuat kami ingin membantu Banyuwangi,” terangnya.

Chor Meng menjelaskan, selama ini pihaknya telah berpengalaman dalam pengembangan pendidikan berbasis digital. Khususnya dalam menjembatani kesenjangan pendidikan di perkotaan dan pedesaan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Bupati Abdullah Azwar Anas menyambut baik kehadiran lembaga internasional yang akan mendukung program Smart Kampung.

“Kami ingin program Smart Kampung memberikan dampak positif yang semakin besar. Adanya pendampingan dari negara yang telah maju program digitalisasinya, seperti Singapura, pasti memberikan wawasan baru bagi kami,” ujar Anas, Jumat (3/8/2018).

“Smart Kampung” sendiri adalah program pengembangan desa yang digagas Pemkab Banyuwangi untuk mendekatkan pelayanan publik hingga ke level desa.

Desa didesain memiliki program terintegrasi yang memadukan antara penggunaan teknologi informasi, kegiatan ekonomi produktif, ekonomi kreatif, peningkatan pendidikan-kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

”Bukan sekadar tergantung pada transformasi teknologi, tapi yang lebih penting adalah upaya mendorong pengembangan kampung-kampung menjadi lebih baik,” kata Anas.

Smart Kampung telah membuat desa secara bertahap menjadi sentra pelayanan publik yang bisa diandalkan. Sejak diluncurkan pada Mei 2016 oleh Menkominfo Rudiantara, kini telah ada 167 desa yang teraliri internet berbasis serat optik (fiber optic) dari total 189 desa di Banyuwangi.

Sumber: Humas Pemkab Banyuwangi
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.