Jumat, 19 Jun 2026 06:36 WIB

Miss Universe Switzerland Lelang Batik Tulungagung, Bantu Korban Gempa Cianjur

Miss Universe Switzerland, Alia Guindi saat ikut melelang batik Tulungagung (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Miss Universe Switzerland, Alia Guindi saat ikut melelang batik Tulungagung (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung bersama Miss Universe Switzerland, Alia Guidi menggelar aksi penggalangan dana bagi korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Mereka melelang 7 lembar kain batik khas Tulungagung, dan uangnya akan didonasikan semua untuk membantu korban gempa itu. Tulungagung dikenal memiliki sejumlah corak batik khas, yang tidak ditemukan di daerah lain.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, penggalangan dana ini merupakan bentuk empati kepada korban gempa di Cianjur. Mereka berinisiatif mengajak Alia Guindi yang kebetulan berada di Tulungagung.

Total terdapat 7 lembar kain batik yang dilelang dalam acara tersebut. Beberapa jenis motif kain batik tersebut di antaranya Lengkobumi, Sekarjagat, Sekartaman, Cucakrowo dan Parangwijaya.

"Dana yang terkumpul mencapai Rp11,2 juta, akan kami serahkan semua untuk membantu korban bencana gempa di Cianjur," ujar Maryoto, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Batik tulis yang dilelang ini merupakan karya perajin di Tulungagung. Terdapat puluhan perajin kain batik yang saat ini masih eksis. Kain batik yang dilelang tersebut juga sangat eksklusif karena hanya dibuat 1 lembar saja setiap motifnya.

"Ini merupakan bentuk empati kami terhadap korban gempa Cianjur. Diharapkan bantuan lain juga menyusul untuk dikirimkan," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara Alia Guindi juga mengucapkan duka mendalam atas gempa di Cianjur yang menyebabkan ratusan orang tewas. Dia berharap, lelang kain batik ini dapat membantu meringankan para korban. Menurutnya, saat ini merupakan hari penuh duka, dan semua pihak harus saling tolong menolong.

"Saya sangat sedih mendengar kabar bencana itu, dan kini semua harus saling menguatkan dan tolong menolong sesama," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.