Selasa, 16 Jun 2026 19:05 WIB

KPU Banyuwangi Temukan Anggota TNI, ASN dan Kades Dalam Daftar Bacaleg

  • Penulis :
  • | Kamis, 02 Agu 2018 13:53 WIB
Proses verifikasi KPU Banyuwangi
Proses verifikasi KPU Banyuwangi

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum Banyuwangi menemukan seorang anggota TNI AL, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan dua Kepala Desa aktif mendaftarkan diri sebagai Bacaleg.

Padahal, diketahui anggota TNI-Polri berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu pasal 240 ayat 1 huruf k bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang memutuskan maju sebagai caleg harus mengundurkan diri.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sama halnya dengan Anggota TNI-Polri aktif, Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Desa, juga harus mundur jika maju menjadi Bacaleg.

Hal yang sama berlaku bagi Direksi, Komisaris hingga Karyawan pada Badan Usaha Milik negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

"Jika kita temukan berkas dari calon itu ada yang TMS (tidak memenuhi syarat) kita punya kewajiban untuk mencoret," papar Suherman di kantornya, Kamis (2/8/2018).

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Herman menambahkan, 1 orang yang tercatat sebagai anggota TNI-AL tersebut mendaftar lewat Partai Demokrat, ASN 1 orang, dan dua Kepala Desa yang mendaftar sebagai Bacaleg melalui Partai Gerindra dan Golkar.

"Yang dari Gerindra pak Agus Tarmidi, Kades Wonosobo, yang Kades Tegalsari dari partai Golkar. Untuk 1 ASN itu atas nama Suprayogi dari Glagahagung," sebut Herman.

Bahkan, lanjut Herman, pada waktu masa perbaikan pendaftaran pencalonan tanggal 22-31 Juli secara terang-terangan dirinya meminta surat pernyataan mundur dan surat keterangan mundurnya tersebut dalam proses.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Nantinya berkas mereka akan kita cek semua, ini masih belum selesai. Waktu verifikasi kita ini mulai tanggal 1 sampai 7 Agustus," tandasnya.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.