Kamis, 18 Jun 2026 00:46 WIB

Komplotan Bandit Motor di Tulungagung Diringkus: Pakai Senpi, Beraksi 32 Kali

Komplotan bandit motor asal Bangkalan saat diamankan di Mapolres Tulungagung (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Komplotan bandit motor asal Bangkalan saat diamankan di Mapolres Tulungagung (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung meringkus komplotan bandit pencuri motor bersenjata api rakitan asal Bangkalan, Madura.

Komplotan ini sudah beraksi di 32 TKP di wilayah Tulungagung dalam waktu tiga bulan terakhir. Dua orang anggota komplotan Misrat (27) dan Syaiful Bahri (26) berhasil ditangkap.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sedangkan empat anggota lain berinisial MR, MS, RD dan DR masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Semua anggota komplotan ini berasal dari Bangkalan.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto mengatakan, dalam menjalankan aksinya, komplotan ini melakukan survei terlebih dahulu untuk menentukan sasaran. Setelah itu, mereka berbagi peran, mulai mencuri motor dan membawanya secara estafet hingga ke Bangkalan.

"Untuk TKP, rata-rata berada di parkiran atau di depan teras rumah. Dan motor yang hilang memang ada yang sudah dikunci stang dan beberapa kuncinya masih menancap," beber Eko, Kamis (10/11/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Menurut Eko, pengungkapan komplotan curanmor ini berawal dari penangkapan pelaku Misrat, yang disergap saat sedang membawa motor hasil curian.

Setelah itu, Tim Macan Agung melakukan pengembangan dan melakukan penggerebakan di beberapa titik di wilayah Bangkalan. Hasilnya mereka mengamankan satu lagi anggota komplotan bernama Syaiful Bahri.

"Empat anggota lainnya masih kita buru dan saat ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," terang Eko.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

Sementara Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra menyebut, komplotan ini mempersenjatai diri dengan senjata api rakitan. Sehingga ketika tepergok, mereka menodongkannya ke warga.

"Kami minta agar para DPO untuk segera menyerahkan diri," tegas Agung.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.