Diduga Terseret Banjir Trenggalek, Pria ini Ditemukan Tewas di Tulungagung
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Minggu, 06 Nov 2022 18:40 WIB
jatimnow.com - Dilaporkan hilang sejak empat hari lalu, pria asal Trenggalek ditemukan tewas di muara Pantai Neyama, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.
Dari hasil pemeriksaan diketahui pria itu bernama Nur Wahyudi (26), warga Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Korban dilaporkan hilang sejak Kamis (3/11/2022) lalu.
Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mochamad Ansori mengatakan, penemuan jenazah ini berawal dari laporan seorang pencari rongsok di Pantai Neyama.
Saat itu saksi melihat sesosok mayat mengapung di muara pantai. Dia lalu melaporkan temuan tersebut ke polisi, yang langsung mendatangi lokasi dan melakukan identifikasi. Sebab di lokasi tidak ditemukan identitas apapun.
"Saat ditemukan posisi jenazah sudah membengkak dan hanya menyenakan celana dalam saja," ujar Anshori, Minggu (6/11/2022).
Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor
Polisi lalu membawa jenazah ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung. Temuan jenazah tanpa identitas ini terdengar hingga ke keluarga korban. Mereka lalu mendatangi ke rumah sakit untuk melakukan pencocokan.
Hasilnya, jenazah tersebut ternyata korban yang telah dilaporkan menghilang sejak Kamis lalu. Korban sebelumnya bekerja di sebuah peternakan ayam potong di Desa Sugihan, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek.
"Jenazah berhasil diidentifikasi dan merupakan warga Trenggalek yang hilang sejak hari Kamis lalu," tegasnya.
Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia
Dalam identifikasi, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban terbawa arus banjir yang terjadi di Trenggalek pada Kamis lalu hingga ditemukan tewas di muara Pantai Neyama.
"Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," tambahnya.
Editor : Narendra Bakrie