Jumat, 19 Jun 2026 12:33 WIB

Harga Ayam di Tulungagung Tembus Rp 40 ribu, Omzet Pedagang Menurun

  • Penulis :
  • | Senin, 30 Jul 2018 17:30 WIB
Harga daging ayam mahal, omzet penjualan pedagang menurun
Harga daging ayam mahal, omzet penjualan pedagang menurun

jatimnow.com - Harga daging ayam di pasar grosir Ngemplak, Tulungagung, terus mengalami kenaikan sejak beberapa minggu terakhir. Saat ini harga daging ayam menembus 40 ribu rupiah perkilogram.

Mahalnya harga daging ayam ini sudah terasa sejak lebaran lalu. Jika biasanya harga akan kembali normal usai lebaran, namun saat ini harganya semakin naik.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah seorang pedagang daging ayam, Didik Tri mengatakan, kenaikan harga ini sudah terjadi sejak ditingkat peternak.

Selama ini kebutuhan pasokan daging ayam di pasar tersebut dipenuhi oleh para peternak. "Dari sana sudah mahal, pedagang hanya mengambil untung sedikit, " ujarnya.

Didik menduga ada beberapa faktor yang menyebabkan mahalnya harga daging ayam. Diantaranya naiknya harga pakan ayam yang terjadi sejak dua bulan terakhir.

Selain itu minimnya jumlah ayam siap panen juga ikut berpengaruh. "Pasokan ayam di pasar menjadi sedikit, harganya jadi mahal," jelasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Meskipun harganya naik, para pedagang mengaku omzet penjualan mereka turun hingga 50 persen.

Jika dihari biasa mereka bisa menjual hingga 100 kilogram perhari, kini maksimal hanya bisa menjual 50 kilogram saja. "Harga daging mahal masyarakat banyak beralih membeli lauk lain," keluhnya.

Mahalnya harga daging ayam ini juga dikeluhkan oleh ibu rumah tangga dan para pemilik warung makan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Candra, salah satu pemilik warung makan mengaku membatasi belanja daging ayam untuk bisa bertahan. Langkah ini juga banyak diikuti oleh pemilik warung lain.

"Kita tidak bisa langsung menaikkan harga makanan, takut pelanggan kabur," pungkasnya.

Reporter: Wanda R Putri
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.