Sabtu, 13 Jun 2026 01:03 WIB

Pemuda di Jombang Raup Cuan Jutaan Rupiah dari Madu Klanceng

Arifudin Firdaus, warga Dusun Sumoyono, Desa Cukir, yang membudidayakan lebah klanceng penghasil madu.(Foto: Elok Aprianto)
Arifudin Firdaus, warga Dusun Sumoyono, Desa Cukir, yang membudidayakan lebah klanceng penghasil madu.(Foto: Elok Aprianto)

jatimnow.com - Seorang pemuda di Dusun Sumoyono, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, membudidayakan lebah jenis klanceng penghasil madu. Kini, lebah klanceng yang dibudidaya sejak awal pandemi Covid-19 telah menghasilkan madu murni yang memiliki nilai jual tinggi. Ia pun meraup cuan jutaan rupiah per bulannya.

Ya, pemuda itu adalah Arifudin Firdaus (23). Dia memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk budidaya lebah klanceng.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ditemui di kediamannya, Arifudin menjelaskan bahwa budidaya lebah klanceng sudah berjalan hampir dua tahunan. Tepatnya setelah usaha sablon kaus miliknya tutup gegara pandemi Covid-19. Karena gabut, Arif memutuskan untuk menanam tanaman bunga di pekarangan rumah miliknya.

"Jadi pas iseng-iseng, menanam bunga di halaman rumah yang kemudian tanamannya sering dihampiri lebah. Sejak itu juga punya inisiatif untuk budidaya lebah klanceng," ungkapnya, Rabu (19/10/2022).

Di halaman rumah yang banyak tanaman bunga berbagai jenis, Arif membuat 8 rumah lebah atau koloni. Ia juga membeli alat pemompa madu dari luar Jombang.

"Ada lima rumah lebah mini atau disebut koloni. Alat penyarang madu ini beli dari teman yang tinggal di Kalimantan," terangnya.

Menurutnya, lima koloni lebah klanceng tidak terlalu sulit perawatannya. Cukup dibersihkan secara rutin. Selain itu, pada bagian tiang bawah koloni diberi lem tikus.

"Terus dirawat, tiap akhir pekan dilihat dan kalau sudah waktunya ya dipanen atau diambil madunya istilahnya. Sementara kalau lemnya itu untuk mengamankan lebah dari serangan hama," katanya.

Hasil budidaya lebah klanceng sangat membantu kebutuhan sehari-harinya. Betapa tidak, dari usaha sederhana itu mampu meraup keuntungan jutaan rupiah tiap bulannya.

"Alhamdulilah masih banyak pelanggan sampai sekarang. Pas musim bunga itu bisa menghasilkan 500 ml madu ketika panen. Kalau musim hujan begini, menurun sekitar 250 ml," ucapnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Untuk harga jual madu klanceng mulai dari Rp65 ribu hingga Rp600 ribu. Rata-rata pembeli madu kebanyakan warga yang ingin memelihara kesehatan tubuh.

"Usaha dari budidaya lebah klanceng ini masih berjalan lancar sampai saat ini. Soal pelanggannya, banyak yang datang dengan mengalami penyakit. Sehingga madunya ini katanya dibuat obat untuk upaya kesembuhan," tegasnya.

Untuk memasarkan produk madu klanceng, Arif memanfaatkan media sosial Facebook. Pembeli madu klanceng pun ada juga yang datang dari luar Jombang.

"Mulai dari Jombang sendiri hingga luar daerah seperti Lamongan, Mojokerto, Malang dan lain sebagainya. Alhamdulillah bisa dibilang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dari hasil budidaya ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kemi (28) salah satu pembeli madu klanceng asal Jombang mengaku sering mengonsumsi madu klanceng lantaran menderita sakit lambung.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Saya ini penderita sakit lambung, jadi madunya saya buat obat untuk sakit asam lambung," ujarnya.

Saat ditanya bagaimana rasa dari madu klanceng, Kemi mengaku berbeda dengan pada umumnya.

"Rasanya itu manis sama agak asam, tapi ini bercampur ya rasanya. Ini memang beda rasanya sama madu lebah lainnya," tukasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.