Kamis, 18 Jun 2026 10:29 WIB

4 Kecamatan di Kabupaten Malang Dikepung Banjir, Cuaca Ekstrem Masih Mengancam

Kondisi banjir yang melanda wilayah Kabupaten Malang. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kondisi banjir yang melanda wilayah Kabupaten Malang. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kondisi beberapa wilayah di Kabupaten Malang cukup mengkhawatirkan akibat banjir yang melanda. Selain di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Ada tiga kecamatan lagi yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Pagak, Kecamatan Donomulyo, dan Kecamatan Dampit.

Sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hampir sebagian besar wilayah Malang Raya sejak pukul 06.00 WIB, Senin (17/10/2022).

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Petugas BPBD Kabupaten Malang masih melakukan evakuasi warga-warga yang mengungsi.
Kepala BPBD Kabupaten Malang, Nur Fuad Fauzi mengatakan awalnya banjir menerjang Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Sabtu lalu meluas karena intensitas hujan sangat tinggi mulai Minggu (16/10/2022).

"Semoga tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir kali ini. Sekarang kita terus melakukan upaya bantuan kepada korban dan evakuasi warga terdampak banjir," ucapnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah

Terpisah, BMKG Juanda mengeluarkan rilis resmi kewaspadaan cuaca ekstrem hingga sepekan kedepan. Kepala Stasiun BMKG Juanda Taufiq Hermawan mengatakan potensi cuaca ekstrem karena Jawa Timur memasuki masa peralihan/pancaroba dan awal musim hujan.

"Kondisi itu membuat dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan ke depan," ujarnya.

Baca Juga: Cuaca Probolinggo Panas dan Lembap, BPBD Ingatkan Dampak Kemarau Panjang

Selain itu, aktifnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby, serta suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara +0.5 sampai dengan +2.5 °C, sehingga suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer.

"Kondisi tersebut mempengaruhi pembentukan awan awan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.