Jumat, 19 Jun 2026 13:23 WIB

Peneliti Temukan Umpak Saat Ekskavasi Tahap Dua Situs Mbah Blawu Jombang

Umpak yang ditemukan pada saat ekskavasi tahap dua di situs Mbah Blawu.(Foto: Elok Aprianto)
Umpak yang ditemukan pada saat ekskavasi tahap dua di situs Mbah Blawu.(Foto: Elok Aprianto)

jatimnow.com - Ekskavasi tahap dua yang dilakukan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XI Jatim pada hari ke 4 di situs Mbah Blawu, Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, peneliti mendapatkan temuan.

Temuan berupa umpak merupakan temuan lepas dari peneliti BPK. Awalnya temuan sempat diduga peneliti sebagai Yoni. Letaknya berada di sisi Timur struktur bangunan yang diduga candi.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Arkeolog BPK Wilayah XI Jatim Pahadi menjelaskan bahwa benda temuan itu bukan Yoni, melainkan umpak. Umpak ditemukan berjarak empat meter dari struktur yang diduga candi.

"Hari keempat tahap dua ini, kami sudah melakukan ekskavasi di kawasan titik batu itu. Ternyata itu merupakan batu yang berbentuk kotak. Jadi itu umpak bukan Yoni yang diduga masyarakat sebelumnya," ungkapnya, Jumat (14/10/2022).

Peneliti meyakini temuan ini merupakan umpak. Sebab berbentuk kotak dan tidak ditemukan cerat maupun paritan di bagian atasnya. Sementara di bagian bawah umpak, ukurannya lebih lebar.

"Yang menjadi ciri temuan itu mendekati umpak yaitu dari bagian bawah, ukurannya lebih lebar dibanding bagian atas. Pelipitnya berupa sabuk dengan tonjolan. Jadi tidak ditemukan ornamen hias dan lain-lainnya," paparnya.

Selain itu, Pahadi mengaku pada ekskavasi tahap dua ini tim berhasil menampakkan struktur baru. Hal itu ditemukan di sisi Barat struktur candi.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Bentuk pola strukturnya mengarah keluar, yang kami sebut bentuknya seperti huruf T. Ini sudah ditemukan di sisi Selatan dan Timur. Kalau di sisi Utara, kami sudah mulai kurang lebih jalan 4 meter," katanya.

Meski begitu, Pahadi masih belum bisa memastikan fungsi dari setiap sisi struktur yang ditemukan. Kini tim masih fokus memperjelas struktur.

"Belum bisa memastikan atau menjustifikasi, sementara ini mudah-mudahan sampai Minggu nanti kami bisa menunjukkan potensi itu lebih jelas lagi," paparnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Disinggung dari temuan umpak mengarah ke bangunan setempat dulunya beratap, Pahadi menyebutnya belum pasti juga. Betapa tidak dijelaskannya, karena temuan umpak yang ditemukan masih satu.

"Belum pasti, kalau memang ada satu, kami masih akan mencari apakah umpak yang dimukan itu berada di posisi asalnya. Bisa saja sudah dipindahkan atau ditempatkan untuk pengamanan," ucapnya.

"Jika nanti kami menemukan umpak yang lain, nah ini baru mungkin mengarah ke bangunan yang disanggah tiang lalu terdapat konstruksi atap. Sementara ini kan masih satu, dan kami lakukan upaya pencarian lagi di tahap dua ekskavasi ini," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.