Jumat, 19 Jun 2026 09:36 WIB

Akar Masalah Mangkraknya Alat Berat dan Enceng Gondok Tutup Sungai di Sidoarjo

Alat berat milik Dinas PUBMSDA Sidoarjo yang mangkrak di Sungai Karanggayam (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Alat berat milik Dinas PUBMSDA Sidoarjo yang mangkrak di Sungai Karanggayam (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo buka suara soal mangkraknya alat berat yang sedianya akan dipakai untuk membersihkan enceng gondok di Sungai Karanggayam.

Akibat mangkraknya alat berat itu, Sungai Karanggayam yang berada di perbatasan Bluru Kidul dan Rangkah, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo masih tertutup enceng gondok. Nelayan setempat akhirnya tidak bisa melaut.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono menyebut bahwa mangkraknya ekskavator itu bukan karena tidak adanya operator, seperti disampaikan warga. Namun ponton atau perahu penopangnya masih digunakan di tempat lain.

"Pontonnya masih kita gunakan di lokasi yang lain," ujar Dwi, Kamis (6/10/2022).

Hal itu, lanjut Dwi, yang menjadi penyebab kenapa alat berat yang biasa digunakan untuk menormalisasi sungai, masih belum dijalankan selama 2 tahun.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Dwi menyebut bahwa normalisasi Sungai Karanggayam dengan pembersihan enceng gondok akan dilakukan akhir Oktober ini.

"Untuk saat ini, agenda normalisasi sungai itu masih dalam tahap administrasi. Jadi untuk pengerjaan triwulan keempat. Sungai Karanggayam ini sudah termasuk dalam salah satu yang akan dinormalisasi," ungkap Dwi.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Menurut Dwi, Dinas PUBMSDA juga telah memetakan pengerjaan sesuai timeline yang sudah dibuat. Di mana seluruh sungai yang mengalami pendangkalan ataupun ditumbuhi enceng gondok, akan dinormalisasi.

"Kalau ternyata nanti kebutuhannya lebih dari 2 kilometer, kami tetap akan membersihkan semuanya. Sejauh ini, selama Tahun 2022, kami sudah menormalisasi sungai sepanjang 10 kilometer di seluruh Sidoarjo," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.