Minggu, 21 Jun 2026 13:19 WIB

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan asal Jombang Ditawari Jadi Polisi

Kapolres Jombang, AKBP Moh Nurhidayat dan rombongan di rumah duka almarhum Irsyad Al Juned, salah satu korban tragedi Kanjuruhan (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kapolres Jombang, AKBP Moh Nurhidayat dan rombongan di rumah duka almarhum Irsyad Al Juned, salah satu korban tragedi Kanjuruhan (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keluarga almarhum Irsyad Al Juned (17), warga Jombang salah satu korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang mendapat tawaran jadi anggota Polri.

Adalah adik korban bernama Ahmad Yazid Novel Al Bustomi (15), yang mendapat tawaran itu. Hal itu disampaikan Kapolres Jombang, AKBP Moh Nurhidayat.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Selain menyampaikan tawaran dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kapolres juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban di rumah duka Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Rabu (5/10/2022).

Nurhidayat menjelaskan, kedatangannya ke rumah duka almarhum Irsyad merupakan perintah dari Kapolri dan Kapolda Jatim.

"Bapak Kapolri maupun Bapak Kapolda Jatim mengucapkan duka yang mendalam dan berempati atas musibah yang tidak diharapkan semua pihak," ungkapnya.

"Alhamdulillah kami sudah bertemu dengan beliau dan kami berusaha menguatkan bahwa musibah atau peristiwa ini merupakan ketetapan. Alhamdulillah beliau juga sudah menyadari bahwa ini sudah menjadi takdir," sambung Nurhidayat.

Baca Juga: Arema FC Kecewa, Merasa Dirugikan Harus Jamu Persebaya Surabaya di Bali

Dia berharap peristiwa serupa tidak terulang lagi di Indonesia.

"Pak Kapolri menyampaikan memang yang diutamakan adalah untuk pendaftaran yang tahun ini. Nah, adik ini kan masih kelar 3 SMP. Terkait itu sudah kami laporkan dan ini masih menjadi bahan pertimbangan polda. Nanti akan kita sampaikan informasi pada pihak keluarga," papar dia.

Sementara Mochammad Arif Junaedi, ayah almarhum Irsyad mengucapkan terimakasih pada Kapolri dan Kapolda Jatim.

Baca Juga: Izin Laga Arema vs Persebaya di Kanjuruhan Diputuskan Pekan Depan

"Kita ikhlas karena ini insiden yang tidak diinginkan. Dan semestinya kita menerima dengan rasa tulus," tutur Arif.

Terkait tawaran Kapolri pada adik almarhum Irsyad tersebut, Arif akan mengikuti arahan dari Polri.

"Mudah-mudahan saya bisa menyiapkan semampu mungkin, dan kita ke depannya cuma mematuhi saja," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.