Arema FC Kecewa, Merasa Dirugikan Harus Jamu Persebaya Surabaya di Bali
- Penulis : Avirista Midaada
- | Senin, 27 Apr 2026 15:45 WIB
jatimnow.com – Laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Meski bertindak sebagai tuan rumah, Arema FC mengaku kecewa dan merasa dirugikan atas keputusan pemindahan lokasi pertandingan tersebut.
Sebelumnya, pada putaran pertama 22 November 2025, Persebaya Surabaya memainkan laga derbi Jawa Timur itu di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Namun di putaran kedua, seperti tahun-tahun sebelumnya pasca Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, laga ketika Arema FC menjadi tuan rumah kembali dipindahkan ke tempat netral karena tidak adanya izin pengamanan dari instansi terkait.
Baca Juga: Ernando Ari Tandatangani Kontrak Panjang Bersama Persebaya Surabaya, Ini Alasannya
Pelatih Arema FC, Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, mengungkapkan rasa kecewa sekaligus bersalah kepada Aremania atas pemindahan lokasi pertandingan yang seharusnya digelar di Malang. Ia menilai, jika laga berlangsung di Stadion Kanjuruhan, timnya berpeluang besar mendapat dukungan penuh dari suporter. Meski begitu, ia memahami bahwa tragedi yang terjadi beberapa tahun lalu masih menyisakan luka mendalam.
"Kami merasa bersalah karena tidak bisa bermain dengan penonton. Kami menghormati dan mengerti situasi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Itu kejadian beberapa tahun lalu, dan saya memahaminya. Sangat disayangkan Aremania tidak bisa datang ke stadion karena peristiwa tersebut," ujar Marcos, yang akrab disapa Marcos Santos, dalam konferensi pers daring, Senin (26/4/2026).
Terlepas dari lokasi pertandingan, ia memastikan timnya tetap siap bertanding. Ia optimistis para pemain akan memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih tiga poin demi membahagiakan Aremania di Malang.
Pelatih asal Brasil itu juga berharap ada dukungan dari Aremania yang berada di Bali, termasuk saat sesi latihan resmi tim Singo Edan pada Senin sore pukul 15.00 WITA.
"Saya ingin bermain di Kanjuruhan atau Gajayana karena ada suporter, ada Aremania. Tapi karena dipindah ke Bali, tidak masalah. Yang penting pemain bisa bekerja keras dan berjuang sampai menit terakhir. Aremania tetap harus mendukung dari jauh. Semoga pemain bisa berjuang lebih keras dan membuat Aremania senang di Malang," tuturnya.
Marcos menambahkan, timnya sudah melakukan persiapan usai menjalani laga tandang melawan Persib Bandung. Dari Bandung, tim langsung bertolak ke Bali. Meski kondisi pemulihan tidak ideal, ia berupaya memaksimalkan performa tim serta telah memetakan kelebihan dan kelemahan lawan.
Baca Juga: Tavares Puji Loyalitas Rivera, Yakin Jadi Kunci Persebaya Surabaya Musim Depan
"Melawan Persebaya, saya minta tim lebih siap. Peluang di depan harus dimaksimalkan, lebih fokus mencetak gol, dan membantu pertahanan. Kami tahu Persebaya adalah tim kuat, tapi kami harus siap," tegasnya.
Sementara itu, gelandang Arema FC, Gustavo Franca, menyebut laga melawan Persebaya sebagai tantangan berat. Ia mengakui absennya Aremania di stadion menjadi kehilangan besar bagi tim.
"Memang laga melawan Persebaya tidak mudah. Saat melawan Persib, Aremania hadir dan itu sangat memotivasi kami. Jika mereka ada di sini, kami pasti lebih bersemangat. Tapi sekarang mereka tidak bisa hadir. Meski begitu, kami sudah siap secara mental dan fisik untuk berjuang," ujar Franca.
Ia berharap timnya mampu tampil maksimal dan mempersembahkan hasil terbaik bagi Aremania di Malang.
Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4
"Semoga kami bisa bermain bagus dan berjuang untuk Aremania di Malang. Dari sini kami ingin membuat mereka senang," imbuhnya.
Laga pekan ke-30 Super League antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (28/4/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini terpaksa digelar di tempat netral setelah tidak mendapatkan izin dari pemerintah daerah dan aparat keamanan di Malang.
Editor : Yanuar D