Jumat, 19 Jun 2026 04:28 WIB

11 Guru MTs di Banyuwangi Mundur, Kegiatan Belajar Siswa Terbengkalai

  • Penulis :
  • | Kamis, 26 Jul 2018 17:20 WIB
Ketua Yayasan Al Husniyyah, Joko Prayogo saat ditemui dikantornya
Ketua Yayasan Al Husniyyah, Joko Prayogo saat ditemui dikantornya

jatimnow.com - Keluarnya 11 guru MTs Unggulan Al Ishlah Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut kini menjadi terbengkalai.

Terlebih, Kepala Sekolah di sekolahan tersebut, Sarengat, juga mundur dari kursi jabatannya, ditambah dengan dua staf karyawan yang juga ikut mengundurkan diri.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ketua Yayasan Al Husniyyah yang menaungi MTs Unggulan Al Ishlah, Joko Prayogo mengatakan, pengunduran diri dari beberapa posisi strategis mulai dari kepala sekolah, wakil kepala (Waka) Kurikulum dan Waka Kesiswaan membuat kelimpungan pihak yayasan mengatur jadwal mengajar.

Baca juga: Begini Tanggapan Ketua Yayasan Mts Al Ishlah soal Keluarnya 11 Guru

Pasalnya, dari 16 tenaga pengajar, 11 guru dan 1 kepala sekolah yang mundur hanya tersisa 4 guru yang 1 orang diantaranya cuti karena hamil.

"Kalau untuk kepala sekolahnya sudah ada penggantinya tapi masih Plt (pelaksana tugas). Dan tugas fungsi Waka Kurikulum dan Waka Kesiswaan kita keroyokan nggarapnya," kata Joko saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/7/2018).

Baca juga: Dijuluki Sekolah Teroris, 11 Guru Mts di Banyuwangi Mengundurkan Diri

Baca Juga: Calon Guru Berprestasi, Mahasiswi Unusa Juara Jujitsu Nasional

Sedangkan, untuk pembagian jadwal pembelajaran, menurutnya, dari 219 siswa yang terbagi dalam 6 kelas itu di handle 3 guru tersisa dengan menambahkan jumlah jam mengajar.

"Sisa guru yang ada kita bebankan tambahan jam pelajaran, yang awalnya rata-rata tiap guru 4 jam pelajaran menjadi 6 hingga 8 jam pelajaran," ujarnya.

Namun demikian lanjutnya, sejak 3 hari yang lalu dirinya mengaku, ada 3 orang guru bantu yang mendaftarkan diri.

"Jadi dapat diperbantukan di 3 kelas sisanya," ucapnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.