Kamis, 11 Jun 2026 16:33 WIB

Sajian Khas Sambal Ale yang Bisa Bikin Ketagihan

Sambal ale khas Bojonegoro.(Foto: Misbahul Munir )
Sambal ale khas Bojonegoro.(Foto: Misbahul Munir )

jatimnow.com - Bertandang ke Bojonegoro belum lengkap jika belum menikmati kuliner tradisional. Salah satunya adalah sambal ale. Sajian khas perdesaan ini memiliki cita rasa unik yang bisa membuat ketagihan.

Sayur ale adalah sejenis kecambah dari biji pohon kemplang. Masyarakat umum menyebutnya pohon klampis. Sayur ini memiliki rasa dan aroma yang khas mirip petai Cina. Perpaduan sayur ale dan cabai membuat rasa sambal berbeda dengan yang lain.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

Kuliner tersebut bisa Anda temui di Rumah Makan Sambal Ale Kraoz di Desa Bogo, Kecamatan Kapas. Tepatnya di Utara jalan depan balai desa. Rumah makan buka mulai pukul 9.00 WIB hingga 21.00 Wib.

Pemilik Rumah Makan Sambal Ale Kraoz Sutikno mengatakan, setiapnya harinya bisa menghabiskan 4-5 kilogram sayur ale untuk memenuhi permintaan pelanggan.

"Kalau ramai seperti hari libur Sabtu-Minggu itu sampai 8 hingga 10 kilogram ale habis," ujarnya, Jumat (30/9/2022) malam.

Semua menu yang di sajikan di Rumah Makan Sambal Ale Kraoz dimasak dadakan. Termasuk penggunaan sayur ale yang digunakan masih fresh diambil langsung dari tempat budidaya yang tak jauh dari lokasi rumah makan.

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

"Yang paling sering dipesan itu sambal ale belut, bebek, ikan p, sambal ale togek, semuanya di masak dadakan. Jadi kalau ada yang pesen baru kami masakan," bebernya.

Sutikno mengaku usaha kulinernya mulai dirintis sejak 2018 lalu. Awalnya, ia berjualan pada Minggu pagi saat CFD di Alun-alun Bojonegoro. Sekaligus membuka warung makan sederhana di depan rumah.

Saat membuka usaha tak langsung berjalan mulus. Ketika usahanya mulai merangkak, dia harus dihadapkan dengan pandemi yang membuat sepi pembeli. Tapi kini mulai bangkit lagi. Disinggung terkait omzet, dia malu-malu menyebutkan.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Alhamdulillah dalam sehari puluhan porsi dihidangkan, pesanan pun mulai ramai," ungkapnya sambil tersenyum malu-malu.

Untuk menikmati seporsi sambal ale yang disajikan lengkap dengan nasi putih dan berbagai pilihan menu pendamping lainnya, harganya mulai Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu. Dengan harga yang terjangkau tersebut, tak heran rumah makan ini selalu ramai dikunjungi pelanggan.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.