Kamis, 11 Jun 2026 10:56 WIB

Pemkab Kediri Finalisasi Data Pedagang Penerima Bantuan BBM, Ini Targetnya

Mas Dhito saat mengunjungi pasar tradisional di Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat mengunjungi pasar tradisional di Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Verifikasi data pedagang penerima subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri saat ini memasuki tahap finalisasi. Pertengahan Oktober diharapkan bantuan tersebut bisa segera tersalurkan.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) melalui Plt Kepala Dinas Perdagangan Tutik Purwaningsih menyebut bahwa data verifikasi ini diambil dari data yang telah tersedia sejak masa pandemi lalu.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

Dari data tersebut, pihaknya melakukan verifikasi serta pemutakhiran data. Dari 7.000 data pedagang, telah terverifikasi menjadi 5.000 pedagang yang berhak menerima bantuan. Beberapa pedagang yang dicoret adalah warga bukan KTP Kabupaten Kediri.

"Kita perlu verifikasi apakah ada pedagang baru, apakah pedagang lama masih berjualan. Ada juga beberapa pedagang yang bukan ber-KTP Kabupaten Kediri. Akhirnya kita mengerucut di angka 5 ribu pedagang," terangnya.

Tutik menambahkan, dalam pelaksanaanya, verifikasi data penerima manfaat ini berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mencegah terjadinya data ganda. Ditambah lagi, penyesuaian dan sinkronasi data dengan dinas lain yang juga mengeluarkan program bantuan sosial.

Selain itu, parameter lain yang digunakan adalah peruntukan atau sasarannya. Sehingga antara pedagang, transportasi, hingga masyarakat yang telah masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya akan menerima salah satu dari parameter tersebut.

Pada tahap finalisasi ini, pihaknya terus mematangkan data mereka. Termasuk menjelang realisasi nanti.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

"Harapannya Oktober pertengahan sudah mulai pencairan. Misalkan Oktober mau pencairan, dua atau tiga hari kita konfirmasi lagi, baru realisasi. Karena khawatirnya ada yang meninggal misalnya atau apa," tambah Tutik.

Dia juga berharap, bantuan ini bisa segera terealisasi pertengah Oktober nanti. Pedagang akan menerima Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan.

"Oktober, November, Desember. Nah nanti misal pertengahan Oktober realisasi, awal November kita verifikasi lagi. Kita pastikan lagi, kita konfirmasi. Jangan sampai ternyata sudah meninggal atau sudah tidak jualan lagi," terang Tutik.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Bantuan ini akan menyasar ke berbagai jenis pedagang. Mulai dari pedagang pracang, sayur, gerabah hingga pedagang kue untuk pedagang di 12 pasar yang dikelola oleh Pemkab Kediri.

"Harapannya teman-teman pedagang ini tetap berjualan dan tidak menaikkan harga dagangannya, karena sudah disubsidi oleh Mas Dhito," tandasnya.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.