Jumat, 19 Jun 2026 09:36 WIB

Begini Kronologi Hilangnya Pelajar di Kali Konto Jombang Hingga Ditemukan Tewas

Upaya evakuasi jasad korban dari sungai atau Kali konto, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo.(Foto: BPBD Kabupaten Jombang)
Upaya evakuasi jasad korban dari sungai atau Kali konto, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo.(Foto: BPBD Kabupaten Jombang)

Jombang - Nur Huda (12), pelajar asal Dusun Semelo, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, dinyatakan hilang di Sungai Konto, Jumat (23/9). Korban hilang secara misterius saat bersama temannya yang hendak ke jembatan gantung di Gondangmanis, Bandarkedungmulyo. Belum sampai ke tempat tujuan awal, pakaian beserta sepeda korban ditemukan tergeletak di pinggir Sungai Konto oleh teman-temannya.

"Kira-kira pukul 13.00 WIB, korban beserta 6 temannya berangkat dari rumah mau ke jembatan gantung. Namun di tengah jalan, korban berhenti. Sedangkan 6 temannya melanjutkan perjalanan ke jembatan gantung," ungkap Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang Bambang Dwijo, Sabtu (24/9/2022).

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Kemudian 6 temannya telah selesai bermain di jembatan gantung dan hendak kembali pulang. Kira-kira sekitar pukul 14.30 WIB, 6 temannya melihat sepeda dan pakaian korban tergeletak di pinggir sungai. Selanjutnya, 6 temannya membawa sepeda dan pakaian korban pulang ke orang tua korban," sambung Bambang.

Mendapatkan informasi bahwa anaknya hilang, pihak keluarga selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke pemerintah desa dan diteruskan ke BPBD Kabupaten Jombang pada pukul 15.50 WIB.

"Setelah laporan diterima petugas, selanjutnya tim diturunkan untuk melakukan asesment. Pengecekan di lokasi titik akhir korban terlihat," ujar Bambang.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Sekitar pukul 2.30 WIB, warga yang melakukan upaya pencarian di lokasi melihat sesosok mayat yang mengapung di kali Konto.

"Seorang warga melihat jenazah mengapung di radius sekitar 700 meter dari titik akhir korban terlihat. Akhirnya dievakuasi ke darat untuk selanjutnya dilakukan identifikasi," paparnya.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

Dari hasil pengecekan petugas, keluarga dan pihak pemerintah desa, diketahui bahwa jenazah tersebut merupakan Nur Huda yang telah dilaporkan hilang secara tiba-tiba di Sungai Konto.

"Setelah dinyatakan benar bahwa jenazah tersebut adalah Nur Huda dan jenazah dibawa menuju ke rumah duka untuk dilakukan pemandian beserta pemakaman," pungkas Bambang.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.